Saab Sepakati Perjanjian Senilai 13,8 T Rupiah Untuk Buat Ribuan Mobil Listrik Khusus China

by  in Berita&International
Saab Sepakati Perjanjian Senilai 13,8 T Rupiah Untuk Buat Ribuan Mobil Listrik Khusus China
0  komentar
saab aero x

AutonetMagz.com – Sebelum benar-benar kembali menghujam pasar otomotif tahun depan, Saab merapikan dulu strategi bisnisnya. National Electric Vehicle Sweden (NEVS) sudah mengadakan sebuah pertemuan yang menghasilkan sebuah kesepakatan, di antaranya perjanjian bahwa Saab akan membuat 20.000 mobil listrik untuk dijual kepada sebuah perusahaan aerospace asal China, sebagai salah satu bagian dari kembalinya Saab.

Perjanjian itu bernilai sekitar $996 juta atau 13,8 T Rupiah. Perusahaan asal China, Volant Industry Co. (Volinco) akan mengurus penerimaan 20.000 mobil listrik buatan Saab tersebut mulai tahun 2017 hingga 2020, yang diklaim adalah reinkarnasi Saab 9-3 sedan. Sebagai timbal balik, NEVS boleh memakai supplier Volinco untuk mendapatkan perlengkapan aerospace berteknologi tinggi. Yakin deh kalau Saab pasti sulit menolak tawaran ini, secara mereka juga bikin pesawat.

saab 9-3

Saab 9-3 elektrik yang dibuat nanti akan dipakai sebagai mobil resmi karyawan perusahaan Volinco, demikian kata juru bicara NEVS, Mikael Ostlund kepada Reuters. Namun, ada lagi kesepakatan yang muncul dari perusahaan leasing Panda New Energy. Mereka minta lebih banyak lagi, yakni 150.000 unit Saab 9-3 sedan elektrik ditambah 100.000 mobil listrik dari produk lain. Diklaim, kesepakatan baru ini harganya lebih mahal lagi.

Saab kini nasibnya agak mirip Volvo, dengan markas utama dan pembuatan komponen serta pengecatan dilakukan di rumah Saab di Trollhattan, Swedia sebelum dikirim ke China untuk dirakit. Tidak hanya itu, NEVS juga sedang berusaha menyelesaikan sebuah pabrik di Tianjin, China supaya bisa beroperasi sesuai target pada tahun 2020. Kalau tidak salah, Tianjin itu lokasi pabrik yang sempat kena ledakan besar yang menghanguskan banyak mobil dan memakan korban jiwa ya?

saab phoenix

Ah sudahlah, tapi yang kami harap, Saab dari dulu itu terkenal dengan safety-nya, dan semoga ciri khas Saab lama tidak hilang di Saab baru, meski sekarang sudah jadi blasteran Swedia-China. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • Walter White

    Di China pemerintahnya mendukung mobil listrik, di Indonesia mobil listrik tidak lulus uji emisi.

    • Jason Pratama

      Indonesia gitu lohh

  • Aryo Wicaksono

    asyik, sekarang SAAB mau produksi lagi! masa depan mobil listrik dengan baterai lithium air nanti memang cerah, Gan, tinggal kapasitas pembangkit listrik aja yang perlu ditingkatkan.