Lamborghini Dirikan Laboratorium Khusus Penelitian Material Ringan dan Kuat

by  in  International
Lamborghini Dirikan Laboratorium Khusus Penelitian Material Ringan dan Kuat
0  komentar

AutonetMagz.com – Berkat kemajuan teknologi, sekarang tidak perlu pakai bahan logam tebal jika ingin mendapat bodi yang kuat. Kini ada bahan seperti carbon fiber yang tidak hanya ringan, namun juga kuat dan bisa rigid. Material ini bisa juga dipadukan dengan logam lain, seperti dicampur dengan aluminium atau titanium, dan masing-masing contohnya bisa dilihat di Lamborghini Huracan serta Pagani Huayra.

Namun Lamborghini termasuk sebagai salah satu yang paling getol meneliti soal material brilian ini, dan sudah menghabiskan waktu selama lebih dari 30 tahun. Salah satu temuan mereka yang terbaru adalah material komposit campuran carbon fiber dan plastik yang sudah melalui proses forged (penempaan). Diklaim, kekuatannya mendekati carbon fiber asli, tapi bisa diproduksi dalam waktu yang lebih cepat dan biaya pembuatannya lebih murah.

lamborghini centenario LP770-4 rear

Lamborghini bekerja sama dengan Boeing saat mencampurkan carbon fiber dan plastik, dan hasilnya bisa dilihat di Lamborghini Sesto Elemento. Adalah Advanced Composite Structures Laboratory (ACSL) milik Lamborghini yang bermarkas di Seattle, Washington yang memiliki ide gila namun jenius ini. Nah, sekarang mereka mendirikan laboratorium baru, masih di Seattle, supaya mereka tetap mudah berkolaborasi dengan Boeing demi menghasilkan material komposit yang ringan dan kuat.

Semua staf dan peneliti di lab itu akan bekerja berdampingan dengan orang-orang dari Advanced Composites Research Center (ACRC) yang berada di markas Lamborghini di Sant’Agata Bolognese, Italy. Di situ, teknologi yang baru diciptakan akan diimplementasikan ke mobil-mobil Lamborghini supaya bisa lolos ke versi produksi dan siap dijual.

Lamborghini Veneno detail

Dengan terus mengembangkan material komposit ciptaan kami, kita mampu menciptakan produk yang dapat meningkatkan potensi mobil Lamborghini, baik dari performa maupun penampilan,” kata bos R&D Lamborghini, Maurizio Reggiani. “Kemampuan untuk memanfaatkan material ringan memberikan keuntungan bagi mobil kami, terutama dalam proses produksinya,” tutupnya. Kapan ya material seperti ini turun ke mobil biasa? Masih lama sepertinya.

Read Prev:
Read Next:

Hillarius Satrio Seorang pehobi otomotif yang masih mengunyah bangku kuliah. Sangat menyukai mobil yang bisa lari kencang, khususnya mobil sport Jepang. Sekarang juga sedang menggeluti dunia desain mobil, diawali dengan dunia modifikasi digital atau bisa disebut "Digimods" dan berlanjut ke membuat mobil di aplikasi 3 Dimensi. | twitter: @hillsatrio