Koenigsegg Berencana Membuat Mobil-Mobil ‘Normal’, Senormal Apakah?

Koenigsegg Berencana Membuat Mobil-Mobil ‘Normal’, Senormal Apakah?
0  komentar
Cover-Koenigsegg-Agera-R

AutonetMagz.com – Kalau mendengar kata Koenigsegg, para pehobi otomotif harusnya sudah ngeh dengan mobil-mobil gila lansiran Swedia ini. Mobil-mobil gila seperti CCX, CCX-R, Agera, Agera RS, One : 1 dan Regera yang sudah mereka buat memang seram, baik di atas kertas maupun di atas aspal. Bagaimanapun juga, Koenigsegg sekarang memiliki pertimbangkan untuk menurunkan sedikit nafsu mereka dan berusaha sedikit normal.

Melalui wawancara dengan Car Throttle, Christian Von Koenigsegg selaku pemilik merek Koenigsegg bilang kalau di dalam kepalanya, ada ide untuk menjual mobil normal yang nantinya akan dilabeli merek baru yang akan menjadi sub-brand Koenigsegg. “Dalam perusahaan kami bisa ada ruang untuk memulai memanfaatkan semua perkembangan teknologi yang telah kita buat, dan mencoba ke mobil yang lebih normal,” katanya.

Koenigsegg-Regera-depan

Pria jenius botak ini juga bilang kalau bekerja sama dengan merek lain bisa saja terjadi, toh itu bukan hal yang buruk. Jadi ingat ketika Koenigsegg gagal untuk mengakuisisi seluruh saham SAAB yang waktu itu terancam bangkrut, karena SAAB-nya keburu bangkrut duluan sampai-sampai harus menjual seluruh koleksi museum SAAB. Tapi mobil normal apa sih yang dipikirkan Koenigsegg?

Perlu diingat, “normal” menurut kita semua belum tentu sama dengan “normal” menurut Koenigsegg. Jangan bayangkan hatchback seperti Honda Jazz, Toyota Yaris, Suzuki Swift atau Mazda 2 yang diberi emblem “Engineered by Koenigsegg” agar kelihatan wah dan kencang, seperti yang dilakukan Proton pada mobil-mobilnya yang bertuliskan “Lotus Ride & Handling”. Kemungkinannya sangat kecil agar hal itu terjadi.

Koenigsegg One Fasterst Car

Yang paling mungkin adalah Koenigsegg turun sedikit dari level megacar dan hypercar ke level supercar, setara dengan McLaren 650S, Ferrari 488 GTB, Lamborghini Huracan dan lain-lain. Mungkin bagi anda ini masih tidak normal, tapi bagi Koenigsegg yang biasa berurusan dengan angka 0-100 km/jam di 2 detikan dan top speed kepala empat, supercar sih sudah seperti mobil biasa.

Yaaa… Boleh juga buat ditunggu merek baru Koenigsegg untuk terjun ke persaingan level yang lebih rendah sedikit. Apa ya kira-kira nama sub-brand-nya? Apakah namanya Koeikisopo? Ah sudahlah, kita tunggu saja kelanjutannya. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:

Hillarius Satrio Seorang pehobi otomotif yang masih mengunyah bangku kuliah. Sangat menyukai mobil yang bisa lari kencang, khususnya mobil sport Jepang. Sekarang juga sedang menggeluti dunia desain mobil, diawali dengan dunia modifikasi digital atau bisa disebut "Digimods" dan berlanjut ke membuat mobil di aplikasi 3 Dimensi. | twitter: @hillsatrio

  • subaru

    Apa ya kira-kira nama sub-brand-nya? Apakah namanya Koeikisopo?

    gold….

  • pescarolo

    Atau mungkin normal yg dimaksud emg lebih mengarah k passenger car. Ga seekstrim turun k level Honda Jazz sh, tp mereka bisa main d pasar Maserati, Rolls Royce, Aston Martin, Merc, ato BMW. Mengingat brand2 itu punya banyak varian sports in luxury. Jd ngasih peta persaingan baru.
    Kalo mainannya cuma turun k Supercar sh, kayanya masih sodaraan aja sm mobil2 mereka sblmnya. Positioning d pasar jg lebih ke buyer punya banyak duit apa ngga jadinya. Banyak duit, ya beli megacar nya, kurang duit beli supercar nya aja. Kalo passenger car kan ud jd diferensiasi.

    Mgkn jg mereka ga perlu rebranding. Kaya Ferrari aja tiba2 bikin Ferrari FF yg lbh practical. Entahlah..

    • Hillarius Satrio

      nah, bisa jadi

    • ekkyfir

      mungkin aja, kalau koenigsegg mengakusisi perusahaan SAAB bisa aja karena SAAB notabane nya passenger car

  • Rafli Santosa

    Bisa jadi supercar utk bersaing dg 488 GTB, Huracan Dan 650S

  • dsainbar

    bikin saingan di pasar 911 biar rame

  • agismaniax

    kalau kelas “normal”, mungkin artinya koenigsegg akan buat desain mobilnya, lalu proses manufaktur akan dikerjakan oleh pabrikan lain yg kerjasama dg mereka. soalnya utk kelas “supercar”, desain dan manufaktur dilakukan di pabrik mereka di swedia krn biasanya supercar mereka hand-made. cmiiw.