Honda Civic Type R Bakal Jadi Solo Fighter di Eropa

Honda Civic Type R Bakal Jadi Solo Fighter di Eropa
0  komentar

Autonetmagz.com – Honda sudah mengumumkan bahwa mulai tahun 2022 dan setelahnya, mobil-mobil Honda di Eropa akan diperkenalkan dengan teknologi mesin hybrid, plug-in hybrid atau bahkan mobil listrik murni dengan tenaga baterai. Bahkan Honda Jazz e-HEV yang kemarin kita lihat bersama di Tokyo Motor Show 2019 juga sudah diperkenalkan di Eropa dengan hanya 1 pilihan mesin, yakni mesin hybrid. Ya, masa depan Honda juga akan bergantung ke listrik.

Beberapa mobil bermesin konvensional Honda juga sudah mulai ditarik mundur pelan-pelan, namun akan ada satu mobil yang akan jadi patriot mesin bensin Honda di Eropa. Warta dari Autocar mengatakan bahwa Honda Civic Type R generasi terbaru nanti akan jadi Honda terakhir di Eropa yang murni mengandalkan bahan bakar fosil dan turbo tanpa bantuan tenaga listrik untuk menggerakkan mobilnya. Wow, bersemangat sekali ya…

Spesifikasi mengenai Honda Civic Type R baru sebenarnya belum jelas, bahkan dulu sempat beredar kabar bahwa Civic terbuas ini akan jadi mobil bertenaga hybrid. Bisa jadi, Honda akan mempertahankan mesin 2.000 cc 4 silinder VTEC Turbo berkode K20C1 di Civic Type R generasi berikutnya, namun dengan kenaikan tenaga dan torsi. Sebagai gambaran, tenaga dan torsi Civic Type R sekarang sekitar 306 hp dan 400 Nm.

Lalu, bentuknya seperti apa? Ada banyak foto-foto prototipe yang sedang diuji di jalanan, namun untuk gambaran kasarnya kita bisa mengacu kepada Honda Civic Turbo terbaru. Honda Civic yang sudah sampai generasi kesebelas kini tampil lebih dewasa dan kalem, dan sampai saat ini baru versi sedan yang diperkenalkan. Varian hatchback akan menyusul suatu hari nanti, dan pastinya Honda Civic Type R akan hadir dalam bentuk hatchback, tak ada versi sedan.

Selain soal mesin bensin normal tanpa asistensi tenaga listrik, transmisi manual juga pelan-pelan sudah bersiap pamit. Honda termasuk satu dari sedikit merek yang percaya bahwa transmisi manual masih bisa menemukan tempat di hati dan garasi konsumen mobil, namun dengan arah baru otomotif menuju elektrifikasi, nampaknya transmisi manual mulai jadi kurang relevan. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:

Hillarius Satrio Seorang pehobi otomotif yang masih mengunyah bangku kuliah. Sangat menyukai mobil yang bisa lari kencang, khususnya mobil sport Jepang. Sekarang juga sedang menggeluti dunia desain mobil, diawali dengan dunia modifikasi digital atau bisa disebut "Digimods" dan berlanjut ke membuat mobil di aplikasi 3 Dimensi. | twitter: @hillsatrio