Harga Toyota Yaris Lele Naik Hingga 265 Juta Rupiah!

by  in Mobil Baru&Toyota
Harga Toyota Yaris Lele Naik Hingga 265 Juta Rupiah!
0  komentar
Toyota Yaris 2014 TRD Sportivo

Jakarta, AutonetMagz – Setelah pertama kali hadir dengan harga yang cukup mengejutkan di angka 256 juta Rupiah di tahun 2014 silam dan menjadi compact hatchback termahal di tanah air sebelum Mazda2 SkyActiv GT hadir di Indonesia, rupanya tidak membuat harga Toyota Yaris Lele tetap stagnan di angka kurang dari 260 juta Rupiah.

Terhitung bulan Maret 2015 ini, Toyota Yaris Lele kini mengalami kenaikan harga hingga 9 juta Rupiah menjadi 265 Juta Rupiah dari 256 Juta Rupiah untuk tipe S TRD Sportivo Automatic. Kenaikan ini juga berimbas pada harga tipe lainnya yang mengalami kenaikan harga sehingga harga Toyota Yaris Lele 2015 kini dimulai dari 224,2 juta Rupiah untuk tipe E manual.

Audio touchscreen Toyota Yaris tipe tertinggi termahal

Dengan kenaikan harga yang cukup signifikan, harga jual kompetitornya seperti Honda Jazz yang baru saja mengalami kenaikan harga sebesar 4 juta Rupiah di tahun 2015 ini jadi terasa lebih terjangkau, Honda Jazz RS CVT kini dibanderol dengan harga 252 juta Rupiah dari angka 248 Juta Rupiah di tahun 2014 silam, namun jik anda menginginkan warna selain merah cabe-cabean, anda harus menambah 1.5 juta Rupiah.

Sedangkan kompetitornya yang lebih canggih dan merupakan compact hatchback paling mahal yang ada saat ini juga mengalami kenaikan sebesar 3 juta Rupiah dari 273 juta menjadi 276 juta Rupiah untuk varian Mazda 2 GT SkyActiv AT. Untuk anda yang menginginkan warna flagship yaitu Soul Red Colour, anda harus menambah 3 juta Rupiah di semua tipe. Meskipun harganya cukup mahal, dengan perbedaan fitur yang diberikan pada Mazda2 SkyActiv GT yang berbeda sekitar 10 juta Rupiah, Mazda2 GT SkyActiv terasa jadi lebih terjangkau. dibandingkan dengan harga jual yang diumumkan pada IIMS 2014 silam.

Namun tidak sampai disitu, mengingat nilai tukar Rupiah yang terus melemah terhadap Dollar US, tidak menutup kemungkinan jika harga mobil lainnya akan terus menanjak dan memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan, hanya saja Toyota sudah memulai menaikan harga mereka sebelum kompetitornya melakukan penysuaian harga.

Read Prev:
Read Next:

Ridwan Hanif Penulis sekaligus pecinta dunia otomotif, kadang-kadang suka ngebut walaupun hanya pada saat jalanan sepi, paling benci dengan kemacetan Jakarta tetapi enggan untuk pindah keluar kota. Soal irit-iritan konsumsi BBM jangan ditanya, dia jagonya... Maksudnya jago ngabisin bensin... Hehehe | twitter: @ridwanhr

  • 265 juta belum termasuk diskon tuh?

    • wajar, nilai tkr rupiah sdng anjlok—-

      • 86driver

        setuju.. diskon 15jutaan di cabang

  • ibeng

    emang enak kok bawa mobil ini dibanding yaris lama, nyaman, mantap handlingnya, gak bikin cape. cuma radius putarnya jelek, siap2 kalo mau balik arah kayak kelas jeep

  • wah,harga trio hatchback jepang pada naik semua

  • Donnie

    Autonetmagz kok terkesan pembunuhan karakter banget sama Yaris ini sampe pake embel2 “lele” di headline. Please be objective dan sopan menyebut nama varian mobil sesuai dengan sebutan resmi dari pabrikan.

    • baperan amat dah ni orang, toyota aja gak ribet kok situ panasan.. sales toyota ?

      • Donnie

        Ga ada urusan sama ente. Saya sebagai pembaca rutin Autonetmagz merasa perlu memberi saran. Ga boleh? Ga usah panasan gitu. Biasa aja. Kayak bocah bayi aja tanggapannya. Santai bro…

    • Ridwan Hanif

      Halo, mohon maaf jika menyinggung, memang kami sedikit berbeda dibandingkan dengan media lainnya, kami memang terlalu apa adanya.

      Kami cukup konsisten dengan penamaan Toyota Yaris Lele ini sebagaimana di artikel-artikel Toyota Yaris sebelumnya seperti:
      http://autonetmagz.com/toyota-yaris-lele-atau-toyota-yaris-usa/8643/
      dan di video pun kami juga mengatakan hal yang sama bahwa mobil ini memiliki moncong depan seperti lele. Begitupula dengan Toyota Alphard Gorilla yang notabene Alphard memang meng-asosiasikan mobil tersebut dengan Gorilla, contoh lain kami juga mengasosiasikan Kia Morning dengan Pikachu karena memang mirip.

      jika masbro cari di google dengan keyword Yaris Lele, maka anda juga akan melihat artikel dari website-website besar yang menggunakan embel-embel nama Lele, bahkan sampai ada yang menyebut “Lele Dumbo”.

      Soal artikel, masbro bisa cek artikel AutonetMagz lainnya yang memang kita menulis apa adanya, tidak dibuat-buat. Apa wajar jika kami menyebutkan kenaikan harga Toyota Yaris sebesar 9 juta Rupiah terlalu mahal dibandingkan rival lainnya yang hanya mengalami kenaikan 3 sampai 4 juta Rupiah. Kami juga selalu konsisten dalam pemberitaan sesuai dengan nalar, coba cek artikel tentang harga honda hr-v yang disana kami mengkritik cara penjualan Honda yang memberikan harga lebih mahal pada varian warna umum.

      Terima kasih atas perhatiannya. 🙂

      • Donnie

        Ok makasih atas tanggapannya mas Ridwan. Fyi saya ga ada afiliasi apa2 dengan brand Toyota, cuma car enthusiast dan frequent reader di autonetmagz. Memang media ini termasuk ceplas ceplos dalam ulasan2nya. Sering saya dengar istilah2 aneh seperti “kualitas plastik kiramas, yaris lele, dsb.” Well, writing style di autonetmagz memang saya tahu disesuaikan dengan segmentasinya. Sekilas terdengar lucu dan menarik. Tapi terkadang terlalu over dan kurang nyaman dilihat/didengar.

        Ini saran saja dari saya sebagai pembaca, diterima atau tidak bukanlah prioritas bagi saya. Anyway tengkyu buat tanggapannya yang cepat dan responsif. Ga kayak komentator labil yang banyak berkeliaran di sini.

        • Fizky

          di Indonesia saya rasa cukup umum menggunakan nickname untuk beberapa tipe mobil, contohnya taft kebo, kijang doyok, galant paus, galant hiu..

          • Bores

            autonetmagz sepertinya cuma obyektif sama produk Ford,

          • C 200

            + mobil kacang, kijang kotak, kijang kapsul, carry angkot

        • bee

          situ juga ga usah ngasih komen pembaca yang nanggapin situ “labil” .. easy aja… lagian kalo emang suka baca ulasan otomotif.. kayanya ga akan aneh dengan istilah2 seperti itu… ada galant “hiu” galant “lele” dsb….

        • Rizal

          Menurut pendapat saya istilah istilah seperti plastik kiramas dan yaris lele lucu lucu aja. Tidak over. Malah itu yang membedakan autonetmagz dengan media media otomotif lain di Indonesia yang hanya ambil aman dan mau baik baik dengan semua brand akhirnya malahan tidak memberikan informasi atau kritik objektif yang penting untuk pembacanya.

        • 86driver

          setuju…

      • Setuju sama bung Donnie.
        Sah sah saja untuk menamai mobil dengan karakter hewan, tapi untuk kasus ini memang lebih terdengar seperti menjelek2an sebuah produk dari brand tertentu.
        Seperti orang banyak tau, ikan lele sering bermakna negatif , hidup di lumpur , makan (maaf) kotoran, jorok dll.
        Tapi disatu sisi filosofi ikan lele juga memiliki makna yang baik. Ikan lele dapat hidup di segala kondisi air baik itu berlumpur, kubangan bahkan di sungai yang tercemar limbah.
        Di kasus All New Yaris ini memang penambahan embel-embel “Lele” dapat diterima oleh bukan pengguna Yaris tapi belum tentu oleh sipengguna Yaris.

        Ada baiknya bila embel-embel lele diganti dengan nama Yaris ini sebenarnya yaitu All New Yaris bisa disingkat juga menjadi ANY.

        Juga sangat terlihat disini tim tidak bersikap netral . Ada brand2 tertentu yang cenderung diunggulkan. (mungkin sponsor).

        Thank you

        • Bs jd autonet ngomong ceplas ceplos karna
          1. Emg dr bagian depan kayak terinspirasi sm Lele. Ya mungkin biar lucu2an aja lah. Ya kecuali kl orang nganggep ini sesuatu yg sensitif,gatau deh.
          2. Bs jd smacem sindiran halus autonet terhadap Toyota. Perhatiin aja beberapa minggu terakhir bahasnya soal Toyota terus. Betul kl kenaikan harga setiap taun itu wajar. Cm buat kasus Toyota ini,menurut saya emg ga wajar naiknya. Pertama,ini barang CKD. Plus secara fitur hampir ga ada yg istimewa selain merk sm (katanya) durabilitas. Kedua,kl emg alesannya karna kurs dollar..bahkan merk amrik atau korea yg notabene masih built-up pun minimal bs 10 juta naik. Tp kenyataannya ngga. Rata2 naik mentok sekitar 5 jutaan dr VIN sblomnya. Blom lg Rush. Modal stiker sm bangku ketiga naik bs 16 jutaan sendiri. Buat saya itu overpriced sekali ya. Kl modalnya cm nama besar aja itu bukan alesan sebenernya.

        • Ridwan Hanif

          Di Thailand, Toyota Thai menyebutnya dengan nama Yaris Catfish loh

          • Lutfi

            hahaha sik ngguyu sik podo ribut.. untung aq gawe mobil kuntul eh sepeda kuntul 😀

    • Berlebihan bgt bung donnie..kia nose kyk tiger..byk kok mobil laen ada sebutan beginian.itu contoh aja..

      lagian dgn ada sebut2an khusus itu mobil lebih dikenal bung..emng knp dgn lele??? Lele itu makanan enak bung..berarti enak diliat donk yaris..

      kalau mslh harga ya maklum2 ajalah..harga mobil tiap tahun naik tiap facelift naik tiap new model naik..kalau uda naik mana ada istilah turun…

      • Donnie

        Berlebihan menurut siapa? Standar orang kan beda2. Boleh dong kasih saran.

        Makanan yang enak dimakan belum tentu enak dilihat.

        Sudah ya, saya udah cukup dengan jawaban penulis.

        • donnie-sampah

          komentar ini dihapus

          • Tim tolong hapus komen diatas. Beginilah jika orang tidak berpendidikan budi pekerti mebuka internet.

          • C 200

            Yaudah, anggap aja ini cuman saran buat autonetmagz, gausah dipanjang
            Panjangkan

        • C 200

          Mas donnie, autonetmagz menyebut toyota yaris dengan yaris lele karena
          Bentuk front bumpernya seperti kumis lele, dan autonetmagz tidak
          Mengartikan yaris lele itu jelek kok, mobil kia aja disebut hidung macan
          Malah, yaris lele juga bagus kok depannya, jadi tidak ada kampanye hitam
          Kok
          Banyak mobil yg punya kata julukan seperti:
          Kia sportage : hidung macan
          Daihatsu xenia : mobil sejuta umat
          Chevrolet spin : grille bongsor
          Honda mobilio : dashboard murahan
          Ford ecosport : mobil konde

      • wah403

        Setuju mas bro..
        asik-asik aja,,
        ga perlu serius,
        baca nya santai sambil makan piscok ataw pisgor.
        lanjut kan mas RH.

    • Rizal

      menurut saya autonetmagz cukup ceplas ceplos ke semua merek mobil. Ngga meng anak tirikan Toyota. Coba dilihat review dan video review autonetmagz tentang merk lain bro.

      • 86driver

        ada istilah somasi loh.. inget hehehe

  • Hendro

    mendingan beli Mazda 2 dong ya.. fitur berbeda sangat jauh, tapi harga gak jauh2 amat

  • Masih aja ada komentar kayak bung donnie, semakin anda ngomong semakin terlihat siapa yang bocah bro , siapa yang panasan.. haha

    • Bung donie labil..lele kan enak..diliatbaja enak apalagi dimakan..drpd diliat gak enak gmn enak mau makan nya..udalah bung donie terima dengar koment org2..

      selama bukan isinya komen jorok bahasa2 kotor ya gk ada mslh..kita mau sebut yaris kurang inovatif fitur2 nya atau model dpn nya aneh emng kenapa??? Namanya jg komentar..kecuali bilang mobil sampah mobil busuk ya itu baru komen melenceng bung

  • Dari pada beli yaris lele mnding beli ikan lele perut kenyang…

    Yaris lele,, toyota benar2 tdk blajar dri para pesaing’a yng lbih unggul fitur..
    Kata’a rakit lokal tpi hrga’a kok sampai 260jta.
    Why toyota??

  • Selain alesan kurs nilai tukar melemah,ada lg ga alesan kenapa Toyota naikkin harga sgtu gede ya? 9 juta gede loh kl diliat dr kenaikan harga tanpa facelift apapun. Wajar sih kl akhirnya nih mobil berasa mahal bgt tanpa ada sesuatu yg istimewa. Toyota emg paling bs kl dalam hal ini.

    • C 200

      Yg bikin mahal ini mobil tuh headunit air gesturenya, kalo gak ada palingan naiknya cuma 5 jutaan, tp masa air gestrure segitu mahalnya?

  • RTSl

    Maaf min, kalo judulnya kayaknya agak salah deh. Kalo judul kaya gitu berarti dia naiknya 265jt.

    Harusnya menjadi, bukan hingga. Kalo hingga, berarti “Harga Yaris Lele naik hingga 9 juta”. Kalo menjadi, “Harga Yaris lele naik menjadi 265 juta”

    IMHO

    • Fz_8

      ya benar secara bahasa emang salah sih, artinya jadi melenceng, namun ya bginilah media…. selama msh bisa dimengerti orang ya lanjut cari kata2 yang heboh biar menarik perhatian….

      *nungguin atonetmagz test drive ulang mirage, video nya kena ban tuh….

  • Bohong besar kalo ada pabrikan bilang harga naik gara2 kurs dollar naik, berani taruhan, begitu kurs dollar turun harga mobil nya ikut turun gak? Naik kok 9 juta busyeng

  • Ga Doyan Lele

    Wah ane sukanya pecel ayam,ga suka lele..gmn donk? Emang Toyota paling hebat deh jualan di Indo,embel2 facelift hrg naik hari senin..

  • Makin kebangetan, harga ckd koq nyaingin yg cbu, mending ambil yg cbu tulen deh

  • bayu

    itu si donnie rewel amat.. ini 2015 bro bukan jaman perang. nulis kata lele sah2 aja..

  • Apa yg salah dgn lele coba? Di indonesia sendiri orang juga seneng ngasih julukan biar suatu brand mobil jd terkenal lah, misal kijang doyok, holden lincah, dsb. Orang indo juga sah2 aja, mereka terima guyonan tsb. Hooh toh?

  • Dicky

    266?? WTF!!

    interior sama kaya vios taksi, lubang AC tengah kaya Isuzu Gemini, belok susah…ckckck

    mending ambil mazda 2 atau ford fiesta..
    atau kl mw irit mending ambil Kia Rio…

    266 uda kaya harga ford ecosport…

  • AntiFord

    Ni media condongnya cuman ke FORD, yang lain dari Ford ya siap2 dibantai… Btw objektif dong bro, jangan mentang2 ada yang iklan di ini media dan salah satu brand mobil dipake ama penulisnya itu yang dielu2kan, bagaimanapun Indonesia akan tetap di dominasi mobil jepang tahun-tahun ini, GM aja jualan disini nyungsep… So be Objectif !!!!!

    • Rizal

      Yang bro tulis banyak tuduhan kosongnya. Sejauh ini yg dikritik autonetmagz ke merk Jepang memang kritikan yang sah sah dan objektif aja. Mereka juga kritik mobil2 Eropa atau Amerika di review2nya, jadi tuduhannya ngga benar.

      Malahan yang ngga objektif itu bro sendiri, toh nicknamenya aja ‘AntiFord’ Pernah sakit hati sama brand ini ya?

      • Dicky

        udalaah palingan juga sales bro…

        soal unit semua kan pilihan,bebas dong kita mw komen, kritik…

    • Ridwan Hanif

      oke kita jawab ya

      1. ini artikel tentang pemberitaan harga toyota yaris yang mengalami kenaikan sebesar 9 juta Rupiah
      2. tidak ada opini sama sekali membahas fitur, eksterior, interior dan engine dari Toyota Yaris
      3. yang kami komparasi adalah kenaikan harga terhadap kompetitor terdekatnya seperti Honda Jazz dan Mazda2
      4. Di artikel ini tidak ada mention tentang Ford sama sekali, kenapa tiba tiba ada Ford?
      5. Mana perkataan diatas yang tidak objektif atau bersifat subjektif?

      tolong pakai email asli lah, kasihan itu masukin email asal [email protected], yang keluar gambar anak orang… (tapi tetep ip ke lacak kok

      mau ngelacak? nih ipnya –> 124.81.94.246

      • Bener nih mas ridwan…Emang kenyataannya begitu Mau gmn lagi? Emang bener tuh, sales toyota emang gampang panas…hehehehe…

        • Nih yg namanya antiFord minta dibully kayaknya. Sekarang gini deh. Dasarnya apa sampe masbro ngomong kayak gtu?
          Atau ngga gini,ada ga kelebihan lain merk TOYOTA selain merk dan resale value? Durability? Yakin sekarang durabilitynya bs dipertanggungjawabkan?
          Bukannya mau membela,tp selama saya baca media otomotif ini adalah salah satu yg objektif. Coba liat video2 reviewnya kl blom ngeh. Kl yg dibilang Ford diagung2in,ga mungkin mereka jelasin kekurangan. Pasti kelebihannya semua yg dibahas. Dan itu juga berlaku buat review lain.
          Bgtu juga artikel ini. Menurut saya,bs jd autonet “menyindir” kebijakan Toyota dan berkaca pd brand lain. Coba aja liat,ada ga merk lain yg naikin harga segila Toyota? Inget. Ini produk CKD,sedangkan merk lain banyakan CBU. Kenapa harganya bahkan bs lebih mahal dr produk CBU? Apakah cm gr2 merk sm resale value yg bagus jd alesan buat mereka seenaknya naikin harga jual?
          Terus kl soal objektif dan subjektif,ngrti ga arti masing2 istilah itu? Objektif itu melihat keseluruhan berdasarkan realita,dalam hal ini yg diliat bukan cm merk atau resale value doang..tp gimana keseluruhan produk itu sendiri.
          Kl mau liat contoh subjektif,liat tuh media sebelah. Bahkan Ford Ecosport yg ud ada sejak taun lalu ga pernah dites bahkan ga ada satupun produk yg masuk kategori nominasi award. Padahal secara produk,itu jauhhh lebih meyakinkan. Secara itu produk global. Yg ada malah Honda Jazz dan Toyota Yaris. Alesannya juga ga masuk akal,karna mereka merupakan pemimpin pasar dan rival abadi. Apaan coba alesan kayak gtu dimasukin sebagai opini. Itu baru subjektif!
          Dan kl dibilang produk jepang bakal terus merajai pasar sampe kapanpun,mungkin iya untuk beberapa taun. Tp apakah kayak gtu doang mereka puas? Konsumen sebenernya ud pd pinter tau mana yg bagus beneran dan “bagus” secara merk dan resale value. Sayangnya,orang kejebak pd statement kedua,yg padahal kl kita pikirannya maju dan memang memakai mobil dengan alasan untuk kenyamanan masing2 pribadi..saya yakin perusahaan dengan senang hati bakal makin bersemangat untuk invest disini. Orang sini mikirnya blom sampe kesana sebagian besar,mereka bahkan sblom beli ud mikir jualnya kayak gimana..buat saya pikiran kayak gtu cenderung picik dan sulit mental orang sini buat diubah selama orientasinya cm main aman.
          Kl masalah GM,itu murni karna restrukturisasi organisasi dan masalah investasi yg ga menguntungkan buat GM di Indonesia. Jd kl ada yg nganggep GM bangkrut dan segala macem,sorry to say..salah! Dan kebetulan karna nih merk bukan mayoritas,baru dibilang bgtu aja masyarakat tambah negatif thinking sm merk ini.
          Mungkin bener kl secara merk sm resale value,Ford,Chevy,bahkan merk Korea sekalipun blom bs ngalahin Jepang (terutama Toyota atau Honda). Tp kl secara produk,saya berani bilang mereka adalah produk2 yg secara kualitas meyakinkan. Apalagi Ford sm Chevy,saya pun bukan orang yg sangat ngrti otomotif. Cm buat orang awam sekalipun,ngliat Rush sm Spin aja misalkan..orang bs liat dr jauh..mana yg kaleng mana yg emg kuat. Dan saya ga ragu buat ngambil Spin biarpun orang kata merknya ga populer. Buat saya,selama ada jaringan dan dijamin sm pihak dealer langsung..ga ada ketakutan berlebih soal resale value..karna pd dasarnya mobil itu BARANG KONSUMSI,yg setinggi2nya harga seken tetep aja namanya DEPRESIASI. Dan yg terpenting itu adalah produk diliat berdasarkan qualitynya..bukan karna kita mikirin merk sm resale value tp kita sebenernya ga suka sm tuh mobil.
          Ktauan kok kl produk itu bagus apa ngga. Rata2 orang yg punya Ford atau Chevy sblomnya,atau minimal yg ngrti bagus atau ngganya secara OBJEKTIF hal2 kayak resale value sm aftersales yg ga sbanyak TOYOTA akan dikesampingkann. Yg penting kepuasan dalam pemakaian,karna yg kayak gtu2 ga bs diukur sm duit.

          Mudah2an penjelasan panjang lebar ini bs mencerahkan. Just opinion dan kritik buat bang antiFord yg kayaknya mengagungkan merk TOYOTA!

      • C 200

        Ini mas dicky bilang mending beli ford ecosport, jadi pada ngomongin
        Ford semua

  • ya iyalah mas bro jaman gini
    Sapa yg ngasih doku ya yg temenan

    Wkwkwkwk

    • Rizal

      Semua orang bisa sembarang nuduh. Tapi bisa kagih bukti nggak.

      • Dicky

        emang nuduh apaan sih? kenaikan harga bukannya emng bener??

  • ya iyalah mas bro jaman gini
    Sapa yg ngasih doku ya yg temenan

    Wkwkwkwk

    Bro hanip payoye ah

  • Acid

    Buat Autonetmagz tetap semangat dan tetap konsisten dengan gaya reviewnya. Salah satu yg terbaik menurut saya di Indonesia. So, nggak usah didengerin sales maupun pengguna merek2 itu yg panas kupingnya baca tulisan Autonetmagz. Hahaha. Justru dengan adanya kritikan harusnya pabrikan-pabrikan yg “jumawa” itu sadar bahwa makin lama konsumen jg makin pintar. Hari gini beli mobil cuma lihat merek? Cape deh.

  • Seru banget baca coment-coment di atas pada ribut cuman berawal dari nickname yaris lele sampa merembet kemana-mana. Gw rasa autonetmagz sebut ANY dengan “lele” masih masuk akal, liat aja desain bemper depannya ada kumis mirip punyaan lele. Tapi gak membuat gw jadi ilfil tuh, masih kepingin punya yaris lele ini apalagi yg TRD. Dan gw yakin mau ini yaris pakai istilah “lele” dan bilamana jadi sebutan “slang” secara nasional pun gak akan bikin penjualan yaris sampai gak laku. Malah orang lebih mudah mengingat sama ANY ini. Jaman dulu ada nickname kijang buaya, kijang kapsul… laku laku aja tuh produknya. Intinya jangan lebay lah….

  • Dimas

    Tetap semangat autonetmagz. Kritik itu bagian dari membangun dan tentunya semua yg disini ingin autonetmagz lebih baik lagi. Ditunggu lagi review mobil maupun kabar otomotif ciamik lainnya!

  • agogo

    Seru juga nyimak komen2 sebelumnya, masa sensitif sama Yaris Lele hahahaha… biasa aja kali…

  • Hihihi…pd lucu semua…. patutnya kt semua pd sukur ma aoutonetmag ni lho… beliau nulisnya tujuannya jelas mendorong toyota agar lebih reliable nggak bodoh2in konsumen indonesia yang dah minded banget ma brand ini, dan ngasih tau ke user agar kalo lebih “smart” dlm membeli mobil, jgn mbrannnded doang…coba dikit paham ma “value” for “money”…

  • udah, kl lele dipermasalahkan ganti aja menunya dgn gurami saos tiram
    *lho, koq

  • lvtyt

    Awal mei ini, saya baru aja nuker mobil lama saya (toyota vios TRD 2010) dengan yaris TRD. Awalnya sempet galau milih yaris atau jazz atau fiesta atau mazda 2. Tapi akhirnya milih yaris juga. Ok saya jelasin kenapa saya pilih yaris dibanding yang lain.
    1. Jazz : tadinya saya mau ambil jazz karena ruang duduk yang lega sama cruise control. Tapi begitu liat desainnya yang buruk rupa itu, gue langsung coret. Apalagi ketika tau bahwa jazz sangat minim kualitas dan minim fitur. Dashboard sama kursi lebih tipis daripada agya saya. Apalagi jazz pakai CVT yang lemot itu, bahkan lebih lemot daripada avanza veloz dan agya saya. Ditambah jazz juga boros, konsumsi bbm rute tol masa ga sampe 10 km/liter. Ditambah dengan “janji manis palsu” honda yang mengatakan bahwa bagasi jazz terluas di kelas compact hatchback, tapi kok masih lebih kecil daripada yaris. Ok saya tidak bermaksud melarang anda beli jazz, tapi tolong jangan paksa saya beli mobil ini, bahkan kalau anda bermurah hati membelikan mobil ini untuk saya, maaf tapi saya akan jual mobil ini.
    2. Fiesta : “wow, mesinnya gila ya, cuma 1000 cc tapi tenaganya gabeda jauh sama mesin 1600 cc.” “wow fiturnya lengkap ya, ada voice command blablabla terus kualitasnya mantep pula.” buat apa fitur setara mobil mewah tapi bagasi kecil dan rem masih teromol, lampu belom projector, DRL belom ada, apalagi aftersales ford yang masih jauh dibawah rata2 dan showrooom yang kotor. Akhirnya saya coret mobil ini dari wishlist saya.
    3. Mazda 2 : sama aja kayak fiesta cuma bedanya dia udah pake projector headlamp, DRL, sama rem cakram, cuma dia belom pake mesin kayak ecoboost. Oke kualitas masih diatas rata2, tapi buat apa kalo harga jual baliknya terjun bebas. Sama bagasi dan headroom yang sempit. Terus masa mobil hampir 300 juta gapunya spoiler belakang. Aftersales juga masih jelek. Coret juga mobil ini dari wishlist.
    4. Yaris : akhirnya gue milih mobil ini, karena bagasi yang emang lebih gede, kualitas jauh diatas jazz walaupun masih dibawah fiesta sama mazda 2, ruang kabin jauh lebih lega daripada fiesta sama mazda 2 walaupun masih lebih sempit sedikit daripada jazz, udah pake lampu projector sama DRL, fitur yang jauh lebih ok daripada jazz walaupun sedikit dibawah fiesta dan mazda 2. Apalagi desain yang lebih keren dan gagah dibanding yang lain (selera aja sih). Ditambah handle chrome yang terlihat mewah itu. Tenaga lebih kecil dari yang lain? Buat apa tenaga gede tapi boyo banget kayak si jazz itu. Lagipula yaris masih lebih kenceng daripada jazz. Handling juga yaris masih paling bagus. Soal irit2an konsumsi bbm yaris emang masih sedikit lebih boros dibanding fiesta dan mazda 2, tapi jauh lebih boros jazz.
    Sekian obrolan saya

    • wowkeren

      Wooooow… Sales toyota detected… Sabi banget ngejelekin merek lain. Gini ya gue jelasin
      1. Jazz : yakin dashboardnya lebih tipis daripada agya dan bagasinya lebih kecil daripada yaris? Mimpi ya? Bangun coy. Jazz minim fitur? Mobil yang lu pilih lebih minim fitur. Yakin jazz boyo + boros? Bukannya mobil pilihan lu yang begitu? Iya jazz GK5 (model baru) lebih lemot dari yang lama, tapi ga selemot jazz juga. Jazz irit lagi. Saya bawa jazz temen bisa sampe 20 km/liter.
      2. Fiesta : bagasi fiesta ga sempit ah, tapi masih lebih kecil daripada jazz. Lampu belum projector, belum DRL, tapi udah ada light sensor bro. Sama fiesta udah pake wiper sensor. Showroom ford ga jorok ah.
      3. Mazda 2 : ruang mazda 2 ga sempit kok, biasa aja
      4. Nah ini nih yang lu pilih gaada bagus bagusnya. Kualitas mah sama aja lah sama jazz, malah jazz lebih unggul karena doortrim nya udah pake fabric. Kursi juga tebelan jazz dan kursi jazz lebih empuk daripada jazz. Lampu jazz malah udah LED. Jazz juga paling boros sama paling boyo. Apalagi radius putar yang gabeda sama HR-V, ecosport, dll. Hatchback lain radius putarnya cuma 4.9 meter, ini sampe 5.3 meter.