Ditolak Beli Ferrari LaFerrari Aperta, Kolektor Setia Ferrari Layangkan Gugatan

by  in Ferrari&International
Ditolak Beli Ferrari LaFerrari Aperta, Kolektor Setia Ferrari Layangkan Gugatan
0  komentar

AutonetMagz.com – Ferrari memang cukup selektif dalam memilih konsumen, termasuk kalau sudah membahas Ferrari edisi terbatas. Ingat saat DeadMau5 memodifikasi Ferrari 458-nya lalu dikirimi surat cinta dari Ferrari? Waktu itu, Purrari hasil karya DeadMau5 diklaim telah merusak brand Ferrari, makanya Ferrari protes ke DeadMau5. Mungkin itu salah satu alasan kenapa Ferrari ketat sekali kalau sudah bahas tipe konsumen yang mereka mau.

Tapi yang ini sedikit di luar nalar. Adalah seorang enterpreneur, mantan pembalap dan kolektor mobil asal Amerika bernama Preston Henn yang sangat berminat meminang Ferrari LaFerrari Aperta baru untuk melengkapi koleksi Ferrari di kediamannya. Untuk itu, ia sudah melayangkan cek senilai 1 juta Dollar AS kepada Sergio Marchionne. Cek itu dikirim bersama sebuah surat yang menceritakan ketertarikannya pada Ferrari.

ferrari laferrari aperta top

Sayang sekali, cek itu dikembalikan dengan surat pemberitahuan bahwa semua Ferrari LaFerrari Aperta sudah habis terjual. Kesal dan tidak terima, langkah berikutnya dari Preston Henn cukup berani, yakni berniat membawa Ferrari ke pengadilan atas tuntutan telah mempermalukan dirinya dengan cara ditolak membeli versi tanpa atap dari Ferrari LaFerrari tersebut.

Publikasi pernyataan bahwa Preston Henn tidak memenuhi syarat untuk membeli LaFerrari Spider adalah pernyataan tidak benar yang merugikan reputasi Henn dan membuatnya dihina di profesi, perdagangan, pekerjaan, kegemaran, dan di antara teman-temannya dan bisnis dan asosiasi sosial “, demikian yang ditulis oleh Autoweek. Padahal jika tahu siapa Preston Henn dan apa saja koleksi Ferrarinya, tidak masuk akal kalau ia ditolak.

ferrari laferrari aperta

Contohnya, ia punya Ferrari 275 GTB, F40, F50, Enzo, LaFerrari coupe, termasuk sebuah Ferrari Daytona Spyder. Maserati MC12 pun dia punya, bahkan koleksinya yang paling serius adalah sebuah mobil F1 Ferrari milik Michael Schumacher. Jika beliau menang di pengadilan ini, mungkin langkah beliau akan diikuti oleh kolektor supercar lain di kemudian hari. Apa yang akan kamu lakukan jika berada di kondisi yang sama? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:

Hillarius Satrio Seorang pehobi otomotif yang masih mengunyah bangku kuliah. Sangat menyukai mobil yang bisa lari kencang, khususnya mobil sport Jepang. Sekarang juga sedang menggeluti dunia desain mobil, diawali dengan dunia modifikasi digital atau bisa disebut "Digimods" dan berlanjut ke membuat mobil di aplikasi 3 Dimensi. | twitter: @hillsatrio