Datsun : Kei Car Jepang dan LCGC Indonesia Beda Nasib

by  in Datsun&International
Datsun : Kei Car Jepang dan LCGC Indonesia Beda Nasib
0  komentar

AutonetMagz.com – Kala pemerintah meresmikan aturan Low Cost Green Car (LCGC) buat pasar Indonesia, kami merasa ada satu titik yang telah dicapai di sini dalam hal regulasi permobilan. LCGC mengatur beberapa hal dalam mobil seperti TKDN dan kapasitas mesin maksimal, di mana ini sedikit banyak mirip dengan kebijakan EEV Malaysia, Eco Car Thailand dan Kei Car Jepang. Intinya, ini regulasi mobil kecil dengan penggunaan energi yang juga kecil.

Datsun, sebagai merek yang punya varian LCGC pun turut mengamini jika LCGC di sini punya banyak kesamaan dalam beberapa hal dengan Kei Car Jepang, misalnya pembatasan kapasitas mesin dan potongan pajak. Masato Nakamura selaku Head of Datsun Indonesia menyampaikan kalau itu adalah benar.”Orang Jepang yang memakai Kei Car ingin mobil yang pajaknya murah,” katanya. Ya, Kei Car memang dapat keringanan pajak sebagaimana LCGC di sini.

Akan tetapi, jenis konsumen yang memakai Kei Car di Jepang dan LCGC di Indonesia menurutnya bisa dikatakan berbeda, khususnya dari kebutuhan dan area pemakaian.”Di Jepang, Kei Car lebih banyak dipakai di daerah pedesaan dan sejenisnya, soalnya transportasi umum di daerah tidak sebagus di kota besar. Ambil contoh Tokyo, di sana tidak banyak yang benar-benar butuh Kei Car karena transportasi umumnya sudah bagus,” kata Nakamura-san.

Jika ada keluarga beranggotakan 3 orang di daerah atau pedesaan di Jepang dan ketiganya bekerja, biasanya bakal perlu 3 mobil. Di Tokyo, 1 mobil cukup buat 1 keluarga. Akan tetapi, biasanya Kei Car jarang dipakai buat jalan tol kecuali terpaksa karena performanya tidak bagus buat jalan bebas hambatan,” tambahnya. Soal itu sih kami percaya, soalnya apa yang bisa diharapkan dari mesin 660 cc 3 silinder? Apalagi beberapa kei car tidak berturbo.

Di Indonesia, LCGC tidak hanya dipakai oleh orang di daerah, namun di kota besar juga. Beda dengan pengguna Kei Car Jepang, LCGC di Indonesia pasti bakal dipakai ke jalan bebas hambatan, makanya kami beri mesin yang sedikit lebih besar,” tutup Nakamura-san. Menurutnya, LGCG di Indonesia juga adalah “first car”, khususnya buat mereka yang baru pindah dari motor ke mobil. Apa menurutmu ada lagi persamaan dan perbedaan Kei Car dan LCGC? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: