Wih, Suzuki Baleno 2016 Indonesia Sudah Muncul!

Wih, Suzuki Baleno 2016 Indonesia Sudah Muncul!
0  komentar

AutonetMagz.com – Siapa yang masih ingat konsep Suzuki iK-2 yang dipamerkan Suzuki di GIIAS 2015 kemarin? Itu merupakan cikal bakal dari hadirnya Suzuki Baleno, namun bukan Baleno yang kita kenal sebagai sedan. Bukan, karena sekarang sedan Suzuki adalah Ciaz, dan sekarang Baleno akan menjadi hatchback baru yang dihadirkan sebagai kakak dari Suzuki Swift, sebagai alternatif jika Swift dirasa kekecilan.

Nah, seorang pembaca kami yang tengah bernasib mujur rupanya menangkap sesosok Suzuki Baleno di sebuah parkiran basement di pusat perbelanjaan. Mujurnya lagi, mobil ini tanpa kamuflase sama sekali, dan diklaim sedang menjalani uji tipe. Sayang, hanya foto ini saja yang ada, tapi kelihatannya Suzuki Baleno Indonesia tidak akan jauh berbeda dibanding spek India.

Suzuki-Baleno-2015-India-maruti-back

Sekilas pandang, Suzuki Baleno yang satu ini dari samping kelihatan agak tak lazim, karena buritannya yang agak membulat itu tergolong bentuk yang bisa diperdebatkan hasilnya. Bahasa desain keseluruhan dari Suzuki Baleno baru diberi nama “Liquid Flow”, namun kalau dari depan, masih oke juga. Menilai dari rongga yang terlihat di sela-sela jari-jari pelek, sepertinya rem belakangnya tromol.

Suzuki-Baleno-2015-India-maruti-interior

Di atas ini adalah penampakan interior Suzuki Baleno versi global. Tidak buruk, karena desainnya tidak terlalu basic layaknya Swift, Ertiga atau Ciaz. Mesin Baleno sama saja dengan ketiga mobil yang sudah disebut tadi, yakni K14B 1.400 cc 4 silinder, tapi ada juga yang 1.200 cc diesel dan Boosterjet 1.000 cc 3 silinder turbo, namun entah yang di foto ini apa mesinnya.

Suzuki-Baleno-2015-India-maruti-cover

Tidak diketahui pula apa yang sudah dibenamkan sebagai fitur standar Suzuki Baleno Indonesia, jadi kita hanya bisa harap-harap cemas saja. Menurutmu, berapa harga yang pantas untuk Suzuki Baleno ini biar bisa laris tapi tidak makan pasar Suzuki Swift? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:

Hillarius Satrio Seorang pehobi otomotif yang masih mengunyah bangku kuliah. Sangat menyukai mobil yang bisa lari kencang, khususnya mobil sport Jepang. Sekarang juga sedang menggeluti dunia desain mobil, diawali dengan dunia modifikasi digital atau bisa disebut "Digimods" dan berlanjut ke membuat mobil di aplikasi 3 Dimensi. | twitter: @hillsatrio

  • Ombi

    Om mobi mau review baleno turbo
    #kamisukaturbo

  • Samkok

    Bocoran nih buat autonetmagz dan pembaca menjelang GIIAS 2016

    Marketing Wise ngikutin pemain besar spti Honda dan Toyota

    – bikin mobil2 money maker (Karimun, Ertiga) yg profitnya buat mengembangkan dealer2 after sales service. Terbukti tahun ini saja jor2an buka dealer baru dimana2
    – antar line-up gapnya dibikin semakin ketat berjenjang. Konsumen punya banyak pilihan ssi budjet dan kebutuhan. Mirip seperti toyota dan honda.

    Karimun (sub wagon) – money maker market
    Carry (small mpv) – low budget market
    Celerio (sub B segment) – harusnya jadi money maker
    Apv (wagon) – fleet customer
    Ertiga (medium mpv kalau di india positioningnya malah disetarakan sama innova krista yg di sini jadi innova ANKI) – money maker
    Swift (small hatcback B segment) – niche market
    Ciaz (small sedan) – nichee market & fleet customer
    Grand Vitara 2.4 discontinue (medium suv) – enthusiast / flagship market

    (Rumor launching) ignis untuk menggantikan celerio yg tdk memuaskan penjualannya – calon money maker selanjutnya

    (Fix launching) Baleno hatchback sepertinya masuk di antara swift/ertiga dan ciaz. Soalnya range 230jt keatas sampai 270jt belum ada.

    (Rumor launching) Vitara breeza 1500cc. Kalau jadi masuk mengisi kekosongan 280 keatas (setelah ciaz) sampai range dibawah S Cross

    (Fix launching) S Cross jelas kalau melihat speknya main di medium Hatcback (Sub SUV Crosover) sekelas trax, juke, hrv, cx-3. Dilihat dari harga dan spek diluar ini sepertinya bakalan jadi line-up paling atas suzuki indonesia menggantikan GV yg udh pensiun – enthusiast / flagship market

    (Rumor launching) Jimmny lebih fresh karena masuk kategori small jeep – kelas hobi yg range harganya 300jt (dibikin maskot sama suzuki yg penjualannya ga ditarget banyak) – niche market

    Pros : after sales suzuki yg bisa melawan astra toyota dan prospect honda di indonesia. Biaya servis antar line-up serta banderol harga juga lebih murah dibanding dua kompetitornya. Diskon mulai pelit yang itu bagus untuk menjaga Resale value ertiga neck to neck dengan duet avanza xenia. Bikin image suzuki naik. Salute dengan ertiga. Ga ada ini suzuki ga bakalan bisa berkembang spti sekarang. Agresif juga mengembangkan dealer di pelosok2. Facelift mobil2 money maker sdh rutin. Tidak seperti dulu yg bolotnya minta ampun menjaga line-up money maker carsnya. Lihat saja grand vitara yg akhirnya sekarang discontinue

    Cons : sering melakukan blunder (kasus ertiga ABS) – suzuki terlalu banyak ngetes pasar. Image untuk user suzuki terutama ertiga jadi jelek. Which is not good. Efek dominonya yg bahaya banyak user ertiga sudah melek internet dan komen2 di forum untuk user ertiga yg kecewa itu punya BIG IMPACT buat menjatuhkan brand imagenya sendiri. Jadi istilahnya “fallen kingdom because heir attitude” kerajaan yg runtuh karena perilaku pewaris tahtanya. Harusnya pelanggan yg sdh beli dijaga kesetiaannya.

    • Bro sawer

      Setuju suzuki dari dulu emg suka ngetes pasar itu yg bikin namanya yg dulu besar di Indonesia jadi redup karena ulahnya sendiri

      Huff jadi inget betapa baleno sedan 1st gen jadi most value for money sedan yg bisa nyamain penjualan soluna dan city idsi harus hancur gara2 keluar baleno ikan kembung

      Belum lagi model sx4 yg dulu keren banget nih mobil eh gak pernah di FL. Mirip sama GV

      Soal grand escudo no comment dah. Terlalu banyak di sunat fiturnya tapi banderol waktu itu ngeri banget harganya. Sekarang mirip hyundai tucson. Sunat sana sini pasang harga setinggi langit

      Suzuki itu selalu bagus mengeluarkan mobil generasi pertama tapi tidak bisa menjaga konsistensinya. Jadi produk2 yg laku di biarkan begitu saja, gak pernah mau ngikutin kemauan konsumen. pokoknya yg penting masih laku.

      Salah satu blunder yg paling epic baru2 ini adalah kasus hilangnya ABS lalu dikembalikan lagi. Maksudnya apa coba? Dan Dreeza is one of big mistake by suzuki. Design depannya hancurr banget

      Dan akhirnya beli suzuki itu seperti hubungan one night stand. Cinta yg menggebu2 diawal tapi seumur jagung lalu dilupakan begitu saja.. Wkwkwk

      Suzuki still the best blunder maker and always be mediocre brand

      • C5W

        ada loh satu lagi merk yang mirip kaya Suzuki..guess who? Nissan, Grand Liv bagus tapi gak dimantain, March pertama2 booming, abis itu makin lama makin aneh, Juke revolusioner, trus skrang hilang gaungya, Teana yang awal2 stunning, makin lama makin gak sekelas sama Camry or Accord in terms of material n build quality. Malah bikin projek gajebo kaya Evalia which is basicnya mobil Niaga, malah maksain jadi MPV, dimana yang konsisten itu cuman X-Trailn sama Serena doang. dan tebak persamaannya mereka dengan Suzuki apalagi? “sama-sama di bawah manajemen Indomobil” yang istilah di dunia musik itu demen bikin “One Hit Wonder”…too bad, padahal produk mereka banyak yang bagus…

        • bejo

          Memang under indomobil,kayak gitu strategi aneh,produk A sukses,malah ga diseriusin nelurin produk B

    • Rockmeo

      Jadi ny suzuki serius garap segmen mobil kecil nih y
      Berarti paling besar secara ukuran tetep APV
      Termahalnya yg jd flagship suzuki itu s-cross n jimny donk?

      • Samkok

        Kalau melihat startegi suzuki global memang suzuki lebih fokus ke arah key car bro.

        Banyak line-up JDM yg mobilnya imut mungil amit2 gitu deh…

        Secara kasta premium suzuki tdk punya varian flagship yang betul2 berkesan premium.

        Survey di jepang sendiri market suzuki ini lebih banyak mengambil low budget market yg mengarah ke kelas ekonomi bawah. Karena dijepang itu sendiri biaya parkir mahal jika rumahnya tdk punya garasi (mereka yg rumahnya tdk punya garasi di titipkan mobilnya di parkir khusus residen mulai dari bawah tanah sampe atas- bisa lifting lantai parkirnya)

        Jadi mmg suzuki ini mobil rakyat kecil di jepang sono

    • Kasugano Sora

      Penyakitnya sijuki Indomobil gitu tuh, aneh strateginya. Gak Mobil gak Motor.

    • Oki Ngew

      Gak motor gak mobil kayaknya strateginya sama2 aneh. Contoh kasusnya sih kaya Shogun 110 yg udah laku, ehh baru 3 tahun udah keluar shogun 125. Baleno lama yg saat itu juga laku ehh mala diganti baleno gen2. Muncul lagi gen3 modelnya tambah aneh, dijalan gk pernah keliatan. Sayang nih, produknya sebenarnya bisa dipercaya tapi karena manejemennya kurang bagus jadinya kalah saing terus… gak motor gak mobil sama aja. Harus niru honda nih kayaknya, divisi motor & divisi mobil dipisah biar lebih fokus jualannya. Bukti honda gak mobil gak motor sama2 lakunya apalagi di indonesia, bukti kesuksesan manajemen mereka.

      • C5W

        Honda bukannya dipisah karena mereka mau dipisah di Indonesia, Honda motor itu dipegang Astra, dimana Astra sudah Pegang Toyota, masa Astra join sama Toyota lalu join juga sama Honda, pasti ada yang jadi anak tiri, otomatis, Honda Mobil jadi diluar Astra, jepunnya mana mau diduakan…just my two cents

        • Oki Ngew

          Ohh begitu.. tapi apakah honda motorcycle yg diluar negeri juga pisah sama mobilnya ?

    • C5W

      kalo liat sih, strategi mereka sering tumpang tindih sih, gak konsisten enough untuk meninggalkan impresi bagus, contoh terbaru, ABS dihilangin, atau Celerio tiba2 muncul menggantikan atau ditandemkan sama Splash, baleno yang tiba2 berubah jadi ajaib bentuknya, dll. Kalau soal after sales mereka punya network kuat, tapi sayangnya untuk melawan H dan T, tidak hanya modal itu saja, karena brand S selalu diposisikan di bawah H dan T, dimana gengsinya beda, otomatis intangible value di mata konsumen juga beda loh…just my opinion…so dengan line-up yang bagus, mereka bisa maju? pasti? jadi the new H dan T? I doubt it! ingat brand S di Indonesia mirip kaya brand Mitsu, jadi terangkat karena kuat di sektor komerisal, bukan passenger cars, despite mreka dlu punya Carry, Baleno, dan Vitara, dan untuk merubah image itu amat sangat sulit sekali, apalgi di pasar Indonesia dimana brand itu menempel kuat….jadi kita lihat saja

      • Samkok

        Manajemen suzuki global memang lbh fokus ke mobil rakyat kecil – key car yg di sini jadi lcgc. Cmn key carnya jepang full spek setidaknya fitur keselamatan sgt diperhatikan.

        Tdk spti disini dmn lcgc di posisikan benar2 sbg kendaraan dari point A ke point B. Keselamatan nomor sekian. Pemerintah Indonesia selaku pemegang regulasi melalui kementerian industri dan kementrian perhubungan itu terlalu menganggap nyawa manusia Indonesia sangat murah yg lbh cocok di eksploit.

        • Zakwan Umarella

          tapi kesadaran orang indo thdp keselamatan mereka sendiri aja masih minim banget. jangankan nyar mobil yg make airbag, seatbelt aja masih banyak yg enggak. belum lagi fitur2 lain yg masih pada “katro” kek ala2 cruise control, esp, dkk. maka dari itu pabrikan suka nyunat2 fitur.

          disisi lain ane juga setuju karena mentang2 harga murah, nyawa dipertaruhkan. DAN GA CUMA NYAWA, kualitas juga dipertaruhkan demi menjaga KUANTITAS penjualan.

    • Zakwan Umarella

      aftersalesnya juga kadang kadang kek kampret orang udah dateng+bawa mobilnya mau servis berkala, eh malah dicuekin se-bengkel resmi. belum lagi dulu waktu ortu gua pgn beli swift, perjuanganya sampe 3 dealer buat cari sales yg nanggepin dan care sama calon customernya. dan last but not least (tbh)[maap ganyambung] kualitas steering racknya swift yg ga sesuai sama jalanan indonesia aja masih dijual mobilnya, padahal udah 2x ganti+sekali recall

  • Bro sawer

    Dari dulu desain baleno harus membutuhkan sebuah meditasi khusus untuk mencerna lekuk desainnya

    • C5W

      tapi Baleno first gen itu bagus loh, elegan en modern buat di jamannya….sayang abis itu jadi ikan buntel!!!

  • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

    Akhirnya dibuat jg, dikirain langsung dibuat, gk tau baru jam segini

    • Andra Febrian

      Eh elu muncul… wkwkwk

      • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

        Masih kagak sadar jg nama asli gw, wkwkwkw

        • Andra Febrian

          Udh ketauan lu raihan kan? Keliatan emailnya

          • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

            SSTTTT!!!!

    • Andra Febrian

      Bikin artikel ga cepet tauk heheh

  • bluesdevil

    Tolong dong admin.
    Apps autonetmagz yang ada di playstore itu diperbarui juga dong. Jangan cuman versi websitenya aja yang di upgrade.
    Soalnya kalo di versi apps nya tu kadang ada 1 atau 2 foto yang gak muncul. Jadi kalo di web itu ada 4 foto yang nampil, tapi kalo di versi apps cuman ada 3 foto aja.
    Sperti di gambar bawah ini contohnya, di versi apps gak ada gambar mobil putih itu, tapi kalo di versi web (pakai browser opera) itu ada. :3
    Yang terakhir, gak semua artikel yang di upload di versi web tu juga nampak di versi apps.
    Kadang gw sering ngeliat versi web kalo lagi penasaran ada artikel yang baru.

    Tolong ya min diperbaiki. Padhal gw suka versi apps soalnya tanpa buka browser sudah ada notif kalo ada artikel baru yang di upload. Tapi kadang masih ada kelemahan seperti yg gw utarakan. Thanks admin autonetmagz. :3

  • Oki Ngew

    Sebenarnya itu depannya & garis jendelanya bagus sekaligus ‘dinamis’, tapi kok menurut saya modelnya tetep gak menarik ya? Desain velgnya jadul & jelek, layout lampu belakang juga gk modern sama sekali. Bumper belakang kayaknya juga ketinggian.

  • Eko Nukman

    Selain strategi manajemen yang aneh, desain yang indiahe bikin ilfil. Kenapa nggak pake yg JDM. Contoh kasus di karimun wagon r.

    • rava.kar

      btw baleno JDM itu import dari india juga lho….

    • Indra

      Itu desain Jepang kalik, basis konsepnya sih lebih keeropaan lah tapi bentuknya membulet gitu

      • nganu ngini

        wagon R yang versi JDM sy pernah liat di salah satu showroom di Pulogadung jauh banget ama yang wagon R lokal/india…

        jadi SIS menganut ke india bukan ke jepang, mungkin krn versi jepang sdh terlewat mehal klo di kurang2in fitur jg masih ttp mahal jadinya ambil dari india

  • metzh

    feeling gw ni mobil ga akan laku, dari muncul baru aja desainnya dah aneh ga bisa dicerna..
    belom2 udah keliatan kuno, kayak celerio, etios gtu2..
    belum lagi velgnya kaya cuma wheelcap plastik ukuran gede..ckckck

    • Indra

      Tapi di India laris banget nih mobil

      • hawthorn

        jangan samakan pasar INDIA dengan INDONESIA … tapi di india .. tapi di india … -_-“

        • Indra

          Iya, Suzuki di India itu imagenya setara dgn Toyota disini, penjualannya paling tinggi dan imagenya udah tertanam kuat oleh orang India.

          • loki

            Suzuki di india bisa kuat juga karena joinan sama Maruti sih, kalo bediri sendiri juga kayanya bakal loyo2 aja. Imho

          • Indra

            Makanya disana bilangnya Maruti Baleno, bukan Suzuki Baleno

  • Bangkitlah suzuki

    To the point aja deh, PESIMIS

  • Indra

    Baleno ini memang sdg uji tipe setelah terdaftar di TPT dgn kode 1K1FX, CBU India dan memakai mesin K14B seperti Ertiga dan Swift.

    • Zakwan Umarella

      tapi kayanya power/torsinya beda2 tipis deh sama trio k14b soalnya swift sm ciaz(mungkin) pakenya K14BS… dan ertiga makenya K14B(bukan s)…dst, sementara baleno dia makenya K14BN…

  • Brabusbus

    Secara kualitas produk, sebenarnya mobil2 Suzuki punya kualitas yang bagus. Contoh Ertiga, dibanding Mobilio dan Avanza, Ertiga yang paling enak di naikin, stabil, dan punya build quality yang solid. Sayangnya, keputusan bisnis Suzuki kadang failed, contoh dengan masukin Celerio, Ciaz dan Dreza seberapa sering kalian liat mobil ini dijalan? sebulan sekali aja udah bagus kan?

    Di kondisi pasar yang lagi mengarah trend SUV kenapa nggak masukin VItara,Vitara Brezza atau merealisasikan LCGC 7-Seater yang memang bakal kuat jadi Money maker mereka. Kalau mobil dengan market kecil jadinya sih agak sia-sia.

    • Indra

      LCGC 7 seater sekarang sdg on progress, tapi dikembangkan di India karena basisnya dari Wagon R, mungkin dari generasi berikutnya. Kalo CBU mobil Suzuki sekarang emang diposisikan sebagai pelengkap termasuk Swift, emang sengaja itu buat meningkatkan image mobil Suzuki yg identik sama carry. Dan mereka ga dibebani target penjualan kagak Ertiga atau Karimun Wagon R, jadi wajar kalo promonya aja jarang apalagi keliatan di jalan.

      • Brabusbus

        Kalau memang untuk menaikan brand image, sudah seharusnya Suzuki boyong Vitara (bukan Brezza) yang memang punya kelas paling tinggi di jajaran produk Suzuki (diluar Kizashi yang memang sudah discontinued), karena kalau Jimmny jadi masuk pasarnya terlalu segmented.

    • Sporky

      Kalo LCGC 7 seaternya Suzuki basisnya masih dr Karimun Wagon R saya ramal nggak akan sukses juga krn designnya terlalu kotak, orang sini masih mau beli datsun go
      meski interiornya payah krn dr luar eksterior mobil ini nggak keliatan
      murahan dan harganya paling terjangkau.

      • Brabusbus

        Sukses atau nggaknya kita nggak bisa prediksi, bentuknya aja belum jelas kaya gimana. Ada yang bilang pake basisnya Celerio atau memang Wagon R, justru menurut ane bentuk mengotak Wagon R lebih pas untuk MPV, karena headroom lega pas buat pindah dari/ke jok baris ke 3.

        Kalau untuk city car memang seperti useless headroom yang lega kaya gitu.

        • Sporky

          Kalo prototipe 7 seater berbasis wagon r udah pernah dipajang di iims tahun2 kemarin yg cuma wagon r dg bokong dipanjangin dikit, wagon r yg sekarang aja penjualannya termasuk yg konsisten di posisi buncit lcgc bahkan dg Datsun go yg tanpa plus sekalipun, belum lagi cayla sigra nongol duluan dg brand yg lebih kuat dan bentuk lebih dinamis spt datsun go yg akan lebih berbenah lagi.. yg beli sih pasti ada tapi angka penjualannya sanggup memenuhi skala ekonomis produksi mobilnya nggak spy bisa tetap dapat untung wajar.

          • Brabusbus

            Sebagus2nya pesaing, pasti sih Toyota/Daihatsu yang bakalan laris manis

    • D83

      Kalau Ertiga memang paling OK dari sisi interior & Build quality dibanding LMPV lainnya. Mungkin karena basicnya swift ya??

      • Brabusbus

        Betul, Swift bisa dibilang mobil kualitas Global kan.

  • Indra

    Dulu Suzuki pernah boyong alto 660 cc (dari Jepang), a-star (dari India) dan Wagon R (dari India juga) buat uji tipe kayak Baleno. Pernah liat alto sama a-star di parkiran dealer dekat rumah, bahkan masuk ke dalam interiornya alto. Si a-star sampe sekarang masih ada di dealer dekat rumah. Wagon R pernah muncul di sebuah acara di dealer Suzuki pondok indah dulu.

  • hydrolancer

    ragu klo 1200 diesel sama 1000cc turbo nya masuk paling mentok2 pake mesin 1400cc ertiga juga ==

    • Indra

      Memang bakal pake mesin K14B 1.400 cc kok sama kayak Ertiga, Swift dan Ciaz

  • Sporky

    Suzuki musti contoh starteginya Hyundai / KIA yg sudah berhasil dg mencomot mantan designer brand2 top Eropa buat makeover design mobilnya plus kombinasi harga yg bersaing. Jangan kayak celerio.. mobil design begitu aneh dan sizenya tidak proposional masih diloloskan utk diproduksi juga, kalo di India mungkin masih banyak yg beli, kalo di sini seumur2 saya baru 2 kali ketemu Celerio di jalan.

  • Masih kecil

    Bagus…..tapi bakal laku gak?jangan senasib sama ciaz…..

    • Indra

      Yg jelas produk CBU suzuki seperti Swift, Ciaz, dan Celerio asal ada aja, produknya ada, tapi jualannya ga aktif (paling2 ada iklan cetak sekali pas launching, abis itu ilang aja) yg bener2 jualan ya carry, Ertiga, APV, dan Karimun Wagon R.

  • loki

    Weekend ga ada mainan quiz nih?

  • Enrile Indro Prasetyo

    Well, Suzuki Indomobil Sales (SIS) harus sering-sering lihat medsos atau web otomotif seperti Autonetmagz. Terutama di bagian komen. Orang-orang bukan anti terhadap produk Suzuki, tapi anti terhadap kebijakan-kebijakan SIS yang akhirnya membuat customer gerah dan pada berpaling ke merk lain.

    • gilang pamungkas

      setuju bgt bro

  • dsainbar

    Bingung sama SSI, contohnya Splash yg lumayan laku malah ‘dimatiin’ sama Celerio yg gak laku, Ntar masukin Ignis trus jualanya bagus paling nanti nasibnya sama kaya Splash, disuntik mati dengan alasan gak jelas….strategi yang sangat anehhh..

    • Sporky

      Krn Suzuki India sudah putuskan stop produksi Splash utk dijual ke konsumen dan Splash di Indonesia itu CBU India. Harusnya mereka punya satu brand global di kelas ini yg berkelanjutan spt brand Picanto, i10, Spark di merk2 kompetitorya.

    • Indra

      Splash itu diganti sm Celerio, dan Celerio itu model global sebenernya, mungkin Ignis bakal CBU India juga

  • Mawar

    waww komengtarnya banyak, walau komennya beeberapa negatif dan bernada keeceewa, ternyata konsumen indonesia masih mengharapkan adanya suzuki.

    semoga baleno yang keluar dii indo pake boosterjet engine.
    yuhuu….

    • Tooth fairy

      Gimana ga kecewa. SIS dgn GAMPANGNYA mempermainkan konsumen. Berikut dosa2 suzuki ke konsumen :p

      1. Tdk pernah/lambat melakukan penyegaran/menambah fitur fungsional yg sdg tren(facelift). Menghilangkan fitur yg sudah ada sblmnya. Kemudian Discontinue produk yg diterima masyarakat. Ini yg paling sering dilakukan suzuki

      2. Diskonnya suka gila2an yg bikin RV makin jatuh. Boleh sih diskon tapi untuk produk volume maker spti ertiga dan karimun jgn gila2an lah

      3. Niat jualan line-up ga sih? Atau line-up bukan money maker selain ertiga dan karimun di suruh jualan sendiri. Boro2 iklan di tv, pameran di mall dan majang unitnya sendiri di dealer juga ga jarang bangeett.

      4. Antar line-up gada yg bener2 nampol konsumen buat “must have” jadi semua nya terasa mediocre. Gengsi turun jauh bo kalo nyetir suzuki

  • Putra Robbi

    Wess mantap nih baleno design okelah apalagi interiornya smoga harganya ga tembus 300jt

  • Sambiloto

    Susah diterima baleno itu desainnya ajaib

    Toyota wlpn sekarang desainnya nyeleneh dan bukan selera banyak orang tapi after salesnya gila. So ttp aja orang mau beli toyota bukan krna keren fitur. Tapi karena jaminan kenyamanan saat di pake maupun nanti pad mau dijual.

    Lah suzuki desainnya aneh after salesnya ancur. Mana ga niat jualan produk pula. Ada yg pernah liat ciaz ?

    • Masih kecil

      Ciaz= GAK PERNAH!!
      Celerio=Pernah lihat sekali.
      Ertiga Dreza=Ada dideket rumah gua

  • Dewa Yudhi

    R&D sama assembly nya di india ya? Hmm pantes…

  • pasca susena handiman

    Edan siah goreng pisan, nanaonan suzuki ngaluarkeun nu kieu. Mendingan bawa All New Vitara (jangan yang breza).