Wih, Honda HR-V RS Terdaftar di NJKB

by  in Honda&Mobil Baru&Nasional
Wih, Honda HR-V RS Terdaftar di NJKB
0  komentar
Honda HR-V RS versi Indonesia

Jakarta, AutonetMagz – Gossip mengenai Honda HR-V varian RS ternyata bukanlah omong kosong belaka, karena ketika hari ini kami mengecek pendaftaran NJKB Honda terbaru, kami menemukan dua buah model baru yang memiliki kode Honda HRV RU5 1.8RSCVT CKD dengan harga 266 juta Rupiah.

Sebelumnya Honda HR-V 1.8 Prestige yang hadir lebih dulu bersamaan dengan varian 1.500 cc memiliki kode Honda HR-V RU5 1.8ECVT CKD yang tepat berada di atas Honda HR-V RS dengan harga 250 Juta Rupiah dalam NJKB. Namun ternyata Honda HR-V E Prestige bukanlah tipe tertinggi, karena ada varian RS yang sudah disiapkan Honda sebagai flagship dari Honda HR-V.

Honda HR-V RS Indonesia

Dengan hadirnya Honda HR-V RS di daftar NJKB, hal ini mengingatkan kami pada strategi Honda saat meluncurkan Honda Mobilio, AutonetMagz pertama kali mengendus keberadaan Mobilio RS di NJKB, hingga akhirnya kami mendapatkan gambar dari Honda Mobilio RS sebelum diluncurkan. Melihat pengalaman tersebut, tidak menutup kemungkinan bahwa Honda HR-V RS akan meluncur beberapa saat lagi.

Meskipun kami belum mendapatkan bocoran spesifikasi dan penampilan dari Honda HR-V RS, kami yakin bahwa Honda HR-V RS akan dibekali dengan fitur yang lebih komplit dan tampilan eksterio yang lebih menarik mengingat Honda selalu memperhatikan eksterior varian RS di semua line up mereka.

Dengan perbedaan Rp. 16 Juta pada NJKB, kemungkinan besar mobil ini akan dibanderol dengan harga yang lebih mahal sekitar lebih dari 20 juta Rupiah dengan tipe Prestige yang saat ini dibanderol dengan harga 358 juta Rupiah untuk warna merah Rally Red. Perkiraan ini mengacu pada perbedaan harga Honda HR-V E CVT dan S CVT sebesar 15 juta pada NJKB menjadi 21 juta pada price list. Nah, jika Honda HR-V RS 1.8 ini dibanderol dengan harga 380 juta Rupiah, apakah anda masih tertarik?

Read Prev:
Read Next:

Ridwan Hanif Penulis sekaligus pecinta dunia otomotif, kadang-kadang suka ngebut walaupun hanya pada saat jalanan sepi, paling benci dengan kemacetan Jakarta tetapi enggan untuk pindah keluar kota. Soal irit-iritan konsumsi BBM jangan ditanya, dia jagonya... Maksudnya jago ngabisin bensin... Hehehe | twitter: @ridwanhr