Toyota Indonesia : Penjualan Elektrifikasi Akan Meningkat Saat Sudah CKD

by  in Berita&Merek Mobil&Nasional
Toyota Indonesia : Penjualan Elektrifikasi Akan Meningkat Saat Sudah CKD
0  komentar

AutonetMagz.com – Beberapa waktu lalu, Toyota Astra Motor (TAM) menggelar Toyota Electrification Day jilid kedua yang dilaksanakan secara virtual dengan awak media. Dalam kesempatan tersebut, pihak TAM juga memperkenalkan versi terbaru dari Toyota Camry HEV, serta membagikan bagaimana pandangan mereka terhadap segmen elektrifikasi. Saat ini, segmen elektrifikasi masih menyumbang angka yang sangat kecil di pasar otomotif Indonesia, bahkan tak sampai 1%. Lantas, sampai kapan segmen elektrifikasi berada di kondisi seperti ini? TAM pun buka suara terkait hal ini. Yuk kita bahas.

Toyota Segera Rakit Lokal Produk Elektrifikasi

Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) buka suara terkait masa depan elektrifikasi di Indonesia. “Rasio untuk penjualan elektrifikasi memang belum banyak, masih di bawah 1% kalau kita bandingkan dengan total penjualan Toyota. Dan saya rasa itu sesuai dengan kondisi pasar, karena kalau kita lihat, total penjualan nasional untuk elektrifikasi juga di bawah 1%. Dan saat ini, Toyota adalah produsen elektrifikasi terbesar di Indonesia, jadi trennya juga pasti akan sama. Kami yakin, semua brand pelan – pelan akan memperkenalkan produk elektrifikasi. Namun, susah untuk menyebutkan prediksi angka persis, tapi akan terjadi peningkatan yang signifikan. Bahkan, kalau kita perhatikan, dalam 2 tahun terakhir, penjualan kita sudah hampir 5 ribu unit. Dulu – dulu masih di bawah seribuan unit. Saya masih ingat, di 2019 kita masih bicara ratusan unit, sekarang 2020 naik walaupun di tengah kondisi pandemi, dan sekarang di 2021 juga terus naik.

Jadi, kalau 2022 ke depan, apalagi dengan adanya produksi lokal produk elektrifikasi maka komposisi bisa naik. Pelan – pelan akan naik ke atas 1% dan seterusnya. Saat adanya produksi lokal, maka di saat itulah komposisi akan naik drastis.“, imbuhnya. Yap, Toyota Indonesia memang akan memproduksi mobil lokal mobil elektrifikasi pertama mereka di tanah air tahun depan. Apa modelnya? Tentu mereka akan menolak untuk memberi tahu. Yang jelas, Toyota nampak cukup serius dengan segmen ini, apalagi mereka adalah pemain terbesar di segmen elektrifikasi, maupun non elektrifikasi. “Kedepannya kami akan melokalisasi produk elektrifikasi. Semoga, dengan lokalisasi ini, konsumen bisa mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan di Indonesia. Harapannya harganya juga bisa lebih terjangkau. Jadi, harapannya bisa diterima baik oleh masyarakat di tahun depan“, tutup Pak Anton. Kalau kita perhatikan, tren penjualan mobil elektrifikasi Toyota memang selalu meningkat dari tahun ke tahun. Dan per bulan September 2021 kemarin, penjualan elektrifikasi mereka hampir menyentuh anka 5.000 unit. Bukan angka yang besar memang, namun cukup memberi sinyal positif pada pabrikan.

Berapa Sih Jualan Elektrifikasi Toyota?

Nah, kami pun iseng dan membuka data GAIKINDO terhadap capaian penjualan mobil elektrifikasi Toyota selama tahun 2021 ini. Yang menjadi ‘Raja’ tentunya adalah Toyota Corolla Cross Hybrid yang sementara ini menjadi mobil hybrid termurah dengan banderol 500 jutaan lebih sedikit. SUV Hybrid ini terjual secara wholesales dengan angka 1.070 unit banyaknya. Sedangkan saudara sedannya yang hanya 200 ribu lebih mahal yaitu Toyota Corolla Altis Hybrid terjual sebanyak 44 unit saja. Bagaikan bumi dan langit. Toyota C-HR Hybrid pun sebenarnya juga senasib dengan wholesale sebanyak 122 unit saja. Angka itu masih sedikit lebih baik dibandingkan Toyota Camry Hybrid yang wholesale-nya hanya 93 unit saja. Sedangkan Toyota Prius hanya mencatatkan 9 unit saja, sedangkan Lexus UX 300e ada 20 unit yang terkirim ke diler di tahun ini. Kalau diperhatikan, angka yang dicapai oleh Toyota masih kecil, namun ada peluang di Toyota Corolla Cross. Apakah artinya jikalau ada produk Toyota yang ‘mainstream‘ namun dibekali teknologi elektrifikasi, maka produk itu berpeluang laku? Bisa jadi, ada indikasinya lewat Toyota Corolla Cross.

Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: