Test Drive Mazda2 SkyActiv Transmisi Manual di Sirkuit Sentul

by  in Mazda&Mobil Baru&Nasional
Test Drive Mazda2 SkyActiv Transmisi Manual di Sirkuit Sentul
0  komentar

Test drive Mazda2 SKYACTIV baru 2015Bogor, AutonetMagz – Akhirnya tiba juga saat Mazda Motor Indonesia mengajak rekan-rekan media untuk melakukan test drive the All New Mazda2 SkyActiv 2014. Mobil yang diperkenalkan pada IIMS 2014 ini hadir dalam 2 pilihan transmisi yaitu transmisi automatic 6 percepatan dan transmisi manual 6 percepatan, namun kali ini AutonetMagz mendapatkan kesempatan untuk mencoba sebuah unit Mazda2 SkyActiv dengan transmisi manual 6 percepatan di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.

Mazda membagi sesi test drive ini menjadi beberapa grup, kami mendapatkan kesempatan kedua untuk mencoba mobil ini setelah grup pertama melakukan test drive di sirkuit utama Sentul. Sebelum memulai, Mazda memberikan product presentation dan training sedikit tentang berkendara di sirkuit, setelah itu barulah kami dapat mencoba mobil yang tersedia.

Review-Mazda-2-SkyActive-Indonesia

Namun jangan terlalu berharap kami bisa melakukan eksplorasi secara menyeluruh dan jauh terhadap All New Mazda2 SkyActiv di sesi test drive ini, karena sangat disayangkan hal tersebut belum bisa kami berikan, sebab rekan media hanya mendapatkan kesempatan untuk mencoba 2 putaran saja untuk test drive ini karena harus bergantian dengan jurnalis lain. Mazda menyediakan 4 unit mobil Mazda2 SkyActiv mulai dari tipe GT, R, V dan unit paling terakhir adalah unit R manual, sesuai dengan nomor urut, ternyata AutonetMagz mendapatkan unit Mazda2 SkyActiv dengan transmisi manual.

Awalnya kami mengira bahwa kami bisa berlomba-lomba untuk mencatatkan waktu terbaik di Sirkuit Sentul ini dengan Mazda 2 SkyActiv, namun ternyata Mazda sangat memperhatikan faktor keselamatan karena mereka tahu tidak semua jurnalis roda 4 bisa mengemudi sebuah kendaraan di dalam sirkuit. Maka dari itu Mazda memberikan beberapa rintangan zig zag yang terdiri dari Ban dan Cone, serta 2 buah mobil safety car di depan dan di belakang rombongan, tidak main-main, mobil safety car-nya Mazda6 SkyActiv lho.

Chicane-Sirkuit-Sentul-Mazda-2-SkyActiv

Langsung saja kami mengenakan helm dan masker yang disediakan oleh tim panitia dan masuk ke dalam mobil. Pertama kali saya duduk di kursi penumpang dan memberikan kesempatan rekan jurnalis lain mencoba membawa mobil ini lebih dulu. Ternyata benar saja, meskipun mencoba mobil ini di sirkuit, rasanya ada yang kurang karena kita harus beriringan seperti rombongan di jalan raya, sensasi kecepatan kurang terasa meskipun kami mencobanya di sirkuit sekalipun.

Di bangku penumpang, meskipun tidak merasakan sebagai pengemudi, saya merasakan bahwa mobil ini cukup mantap dan memiliki traksi yang sangat baik, “Gila, ini mobil enak banget”, nggak cuma sekali kata tersebut saya dengar dari mulut rekan jurnalis yang saya lupa dari mana asalnya. Hehehe….

Test-Driver-Mazda2-SkyActiv

Kini giliran saya mengemudi mobil ini sendiri, rekan jurnalis yang tadinya berada di posisi mengemudi kini harus merelakan posisi tersebut dan duduk di kursi penumpang. Ya jujur saja, pikiran nakal sudah terbersit sejak awal, sebenarnya saya merelakan giliran mengemudi pertama untuk mengetahui kondisi sirkuit dan kondisi mengemudi mobil yang ada di depan saya agar mudah mencari kemungkinan celah-celah menambah kecepatan di tiap tikungan.

Dari posisi gigi 1, saya mulai menekan pedal gas secara perlahan karena masih berada dalam jalur pit stop. Saya sengaja untuk memberikan jarak dengan mobil depan agar dapat berakselerasi lebih jauh, keluar pit stop, langsung saja saya membejek gas hingga maksimal dan pindah ke gigi 2 dengan cepat dan “Ciit”, ban depan langsung berdecit saat perpindahan gigi karena tenaga mobil ini cukup mumpuni.

AutonetMagz-Mazda2-SkyActiv-Review

Power delivery mobil ini cenderung rata di tiap putaran, tidak meledak-ledak di putaran atas atau di putaran bawah saja seperti beberapa kompetitornya. Selain memberikan kesan sporty, namun power delivery yang rata ini memberikan kesan smooth di pengendaraan harian. Soal tenaga dan performa, kami rasa tidak begitu jauh perbedaannya dengan kompetitor yang sama-sama memiliki mesin 1.500 cc lainnya.

Tapi bukan tenaga mesinnya yang membuat saya takjub di mobil ini. Dalam presentasinya, Mazda mengatakan bahwa mereka memiliki filosofi Jinba-Ittai yang diterjemahkan dalam SkyActiv Technology. Jinba-Ittai adalah filosofi berkuda ksatria Jepang yang memiliki arti “Pengendara dan kuda menjadi satu”, maksudnya adalah ketika kita mengendarai mobil Mazda dengan teknologi SkyActiv, maka mobil akan menjadi satu dengan kita dan menuruti apa perintah pengemudi secara langsung.

Mazda-2-SkyActiv-On-Sentul-Circuit-Track

Rupanya filosofi tersebut bukanlah omong kosong atau sekedar kecap marketing belaka, karena di Mazda2 SkyActiv manual yang kami rasakan ini memang mobil yang sangat nurut dengan apa yang diperintahkan oleh pengendaranya. Mulai dari pedal gas, rem dan kopling, semuanya dibuat memiliki “feel” yang sangat baik, bahkan seperti mengendarai hot-hatch mewah Jerman. Pengendara dibuat benar-benar menguasai kendaraan dan pedal gas memberikan respon yang sangat direct dengan kemampuan mesin yang dimiliki oleh Mazda2 SkyActiv ini, apalagi pedal gas dari All New Mazda2 SkyActiv ini dibuat rata lantai jika kita menekannya hingga paling dalam.

Karena sirkuit ini cukup terbatas, kami tidak bisa berakselerasi terlalu ekstrim dan mencapai top speed dari Mazda2 SkyActiv. Hanya terdapat satu lintasan saja saya bisa berpindah ke gigi 4 ketika mendekati 120 kilometer perjam dan saya hanya mampu menembus 150 kilometer perjam di gigi 4 (based on speedometer, bukan performance box) saja di gigi 4 tersebut. Sebenarnya mobil ini bisa diajak lari lebih kencang lagi, namun apa daya saya harus mengerem karena adanya rintangan di depan.

Mazda2-SkyActiv

Sensasi mengemudi dari Mazda2 SkyActiv ini meskipun sangat menyenangkan dari segi mesin, namun rasanya agak sedikit hambar di telinga karena ruang kabin Mazda2 SkyActiv ini sangat kedap di kelasnya, suara angin, ban dan raungan mesin di Rpm tinggi pun terasa masih sangat kecil sehingga beberapa kali putaran mesin over-rev karena sulit untuk menakar kapan waktu yang pas untuk melakukan perpindahan gigi dengan mendengar suara mesin, untungnya Mazda memberikan peringatan untuk melakukan pergantian gigi di tachometer digitalnya.

Transmisi 6 percepatan mobil ini juga cukup menyenangkan, meskipun saya hanya bisa menggunakan 4 buah gigi transmisi saja karena jarak yang terbatas, transmisi mobil ini terasa cepat, rigid dan memiliki tuas perpindahan yang pendek, sehingga kita tidak perlu menggerakan tangan terlalu jauh ketika melempar transmisi ke gigi 2 dari gigi 1.

Mazda2-SkyActiv-Indonesia

Oke, itu baru saja kita mencoba bagaimana respons mesin yang dibuat sangat nikmat melalui pedal-pedal gas yang diberikan. Sebelumnya, kita sebenarnya cukup beruntung memiliki sirkuit Sentul yang memiliki 10 buah tikungan yang beragam, mulai dari tikungan besar hingga tikungan kecil semuanya tersedia di sirkuit ini, bahkan ditengahnya kita bisa menemukan chicane seperti sirkuit Mazda Raceway Laguna Seca di California (tapi jauh juga sih kalau dibandingkan dengan sirkuit itu).

Hal pertama yang saya rasakan ketika memegang kendali mobil ini, saya merasakan bahwa mobil ini memiliki steering yang sangat ringan karena menggunakan EPS (Electronic Power Steering), untungnya konsep Jinba-Ittai tersebut memberikan kita kendali penuh dan feel yang sangat nikmat ketika mobil digeber di kecepatan tinggi. Umumnya mobil dengan EPS akan memberikan pengendaran yang hambar. Namun tidak di Mazda2 SkyActiv. Mobil ini justru memiliki setir yang sangat cepat, akurat dan tajam ketika dikemudikan, setirnya juga stabil di kecepatan tinggi. Mungkin terasa lebay ya? Tapi silahkan anda coba sendiri.

A-Pillar-Mazda2-SkyActiv

Masuk ke beberapa tikungan, memang Mazda2 SkyActiv yang memiliki suspensi lebih empuk dengan generasi sebelumnya dan masih memiliki body roll yang terasa ketika masuk ke dalam tikungan dalam kecepatan tinggi, namun percaya atau tidak, body roll dari mobil ini terasa masih lebih minim dibandingkan dengan Toyota Yaris yang memiliki suspensi yang lebih stiff sekalipun. Mazda mengajarkan kita bahwa untuk meminimalisir body roll tidak melulu soal kerasnya suspensi, namun konfigurasi bobot, desain bodi dan rigiditas sasis juga ikut berperan dalam hal ini. Itulah SkyActiv teknologi diciptakan, Mazda memaksimalkan seluruh komponen dari elemen mobil untuk memberikan performa terbaik.

Yang menarik ketika kita berbicara handling, Mazda2 SkyActiv yang dibuat sangat natural, bahkan hampir mendekati Mazda MX-5 Roadster yang terkenal karena handlingnya. Gejala understeer dan oversteer di mobil ini terasa sangat minim, bahkan terasa seperti bukan sub-compact hatchback. Sangat asyik sekali berkendara dengan mobil ini meskipun hanya diberikan kesempatan 2 putaran saja di sirkuit Sentul. Di beberapa kesempatan saya mencoba untuk mengambil jarak dengan mobil depan agar dapat menikung dengan kecepatan tinggi, namun berkali-kali radio komunikasi menyuruh kami untuk tidak terlalu jauh dengan mobil nomor 3 yang berada di depan kami, ah cuek sedikit sepertinya perlu.

Ban-dan-Velg-Mazda2-SkyActive

Meskipun mobil ini menggunakan ban standar, traksi yang diberikan oleh Mazda2 SkyActiv ini sangat melimpah berkat penggunaan Dynamic Stability Control dan Traction Control System yang tertanam di mobil ini, ketika berbelok dengan kecepatan yang kelewat tinggi, mobil akan secara otomatis memperbaiki pengendaraan sesuai dengan arah kemudi. Maka tidak heran jika saya sangat percaya diri untuk menikung dengan kecepatan tinggi dengan mobil ini.

Lucunya di beberapa tikungan terakhir saya mencoba sedikit nakal sekali lagi dengan mematikan Traction Control System yang ada di mobil ini. Menikung dengan kecepatan lebih dari 100 Km/jam ternyata mobil ini masih stabil seperti layaknya DSC dan TCS masih bekerja. Saya sedikit kaget karena meskipun perangkat aktif tersebut dimatikan, mobil masih dapat memberikan traksi melimpah dan understeer yang masih minim, seharusnya jika fitur tersebut dimatikan mobil akan mengalami understeer bahkan hingga tergelincir jika kita tidak bisa menguasai mobil tersebut. Kecuali jika kita mengendarai mobil sekelas Nissan GT-R, lain lagi ceritanya.

Test-Drive-Mazda2-SkyActiv-2015-Indonesia

TetapiΒ semuanya menjadi clear setelah Bapak Bonar Pakpahan selaku Product Planner dari Mazda Indonesia mengatakan bahwa “meskipun Traction Control System dan Dynamic Stability Control dimatikan pada sebuah mobil, umumnya fitur tersebut masih bekerja di kecepatan tinggi meskipun lebih minim, jadi tidak mati total untuk alasan keselamatan berkendara, dan hal tersebut juga sudah menjadi rahasia umum di pabrikan-pabrikan terkemuka yang mementingkan faktor safety”. Oh, pantas saja mobil ini masih memiliki grip yang sangat baik meskipun traction control di matikan.

Setelah test drive di Sirkuit Sentul berakhir, saya sekali lagi iseng meskipun diluar jadwal test drive Mazda, sebelum pulang saya mencoba beberapa kali melakukan drifting kecil-kecilan bersama Instagramers dan vlogger Duo Harbatah dengan mematikan Traction Control System, memang sih, di kecepatan rendah sepertinya TCS Mazda2 SkyActiv terasa tidak bekerja. Unikya, meskipun saya beberapa kali memelintirkan mobil dengan rem tangan, decitan ban di mobil ini masih terasa minim di dalam kabin (video dibawah ini).

Drifiting-Mazda2-AutonetMagz-Duo-Harbatah-Lucu

Kesimpulannya, Mazda2 SkyActiv ini mungkin adalah mobil yang paling fun-to-drive di kelas sub-compact hatchback yang ada di Indonesia. Setiap detail untuk pengemudi mulai dari posisi duduk, pedal feel, steering dan hal-hal yang berhubungan dengan pengendaraan dibuat sedemikian rupa untuk meraih filosif Jinba-Ittai yang menyatukan pengendara dengan apa yang ia tunggangi.

Hmm, sayangnya kami hanya mencoba transmisi manual 6 percepatannya saja sih, Jadi kami harap ke depannya kami bisa mencoba sensasi transmisi automatic Mazda2 SkyActiv dalam video review khas AutonetMagz. Jangan lupa kirim komentar dibawah ini dan share artikel ini di media sosial ya!

Read Prev:
Read Next:
  • ruddy

    Keren ulasannya…naksir mazda 2 wrn biru euyyy..kerenn

  • Hillarius Satrio

    yakali wan lu bandingin chicane di Sentul sama corkscrew di Laguna Seca. hihihihi

  • And

    Keren euy, rasanya pingin juga punya hatchback terbaik di Jepang..

  • Wyn

    kerenan Honda oey

    • ironic

      LOL guling2

      • Borghjhoe

        wkwkwk..Honda Designnya ok, mesin ok, built qualitynya ancurrrrrr, overpriced akibat sunatan.

  • ari

    di tunggu video ngedriftnya πŸ™‚

  • wgp

    Looks awesome waktu nikung ya. Big smile di foto tells all about mazda 2 ini. Kl gw lg nyari hatchbck, mbl ini udh pasti gw pilih. Dg merem.

  • ade

    editor sblh justru blg klo kabin mazda2 ini agak berisik krna suara mesin msk kdlm.

    • juu

      mungkin kaca jendela belum ditutup tu :lol

    • Hillarius Satrio

      kedap kok waktu ditest drive di bandung automotive expo.

    • Ridwan Hanif

      Saya pakai yang transmisi manual interiornya cukup kedap, mungkin hampir sama kedapnya seperti Ford Fiesta Ecoboost malahan ya… Driving experience tiap orang beda-beda sih, kalau menurut saya ini sudah kedap, nggak tau kalau mas anang sama mas dhani gimana….

      • wijayanto

        suara mesin skyactiv (kata salesnya) kalo baru dinyalain (kondisi mesin masih dingin) emang berisik banget kaya parutan kelapa, tapi sekitar 1 menitan udah turun jadi senyap.
        fitur 1-stop nya juga kerennnn
        2 thumbs up overall

        • wijayanto

          #i-stop i mean πŸ˜‰

  • hiroadrian

    kayaknya masih lebih powerful ford fiesta ecoboost yah.. dulu kan pernah di review juga? bandingannya ama ini gimana?

    • ironic

      ya jelas, ecoboost ada turbo nya -.-“

    • Ridwan Hanif

      oh iya beda kelas, ini bersaingnya sama Ford Fiesta 1.500 cc, ecoboost harusnya disandingkan sama hatchback 1.800 cc (kalau ada) atau VW 1.2 TSI (kalau masuk)

      • tim

        VW 1.2 TSI masuk wan, yg manual 402 jt kalo ga salah tempo hari gw tanya salesnya.. cuma emg penjualannya jauh kalo dibanding yg 1.4 TSI..

        • Ridwan Hanif

          nanti gua cek ya, nggak ada press conferencenya soalnya sampe sekarang soal varian yang itu

          • halo

            ada kok golf 1.2 tsi mas ridwan. harga 402 tapi di disc smp under 300 jt. kalo ada yg mau contact ane aja…:D

  • ///AMG

    Mau tnya nih, emngnya penggerak ban depan/FWD bisa ngedrift?

  • sangaji

    Mazda2 SkyActive ini berhasil mendapatkan Japan Car Of The Year 2014. Mungkin bisa dijelaskan berbagai kriteria utk mendapatkan penghargaan bergengsi ini.
    Lalu bgmn juga tentang independensi penghargaan ini, bila dibandingkan dgn penghargaan di Indonesia.

  • tim

    Itu jurnalis satunya mas fitra eri ya? Bajunya persis sama yg sering dipake wkt review, bentuk matanya juga

    • Ridwan Hanif

      bukan, dari Bisnis Indonesia kalau nggak salah, tapi nyupirnya lumayan

      • tim

        Oooo.. iya juga sih, klo media” gede kan pasti dpt giliran pertama ya… btw klo m2 manual sama jazz GK5 manual tarikannya enakan mana nif?

  • oki syauqi

    Busett… hebat bener mazda ini.. udah harga murah (275 jt utk semua fitur itu), feelnya bagus juga… benar benar kagum deh sama orang” mazda. Bandingkan sama pabrik sampah toyota, maunya cari untung saja. Semoga produk toyota penjualannya menurun, agar toyota bisa instrospeksi diri untuk membenahi produk2 nya. Khususnya TAM si penipu ulung. soalnya toyota di amrik kayanya udh inovatif banget…

    • Borghjhoe

      sama Honda sampahnya nambah

  • charles

    Percuma nyobanya yang manual, orang sini pasti ambilnya matic… Ditunggu test drive transmisinya automatic

  • Adi

    yg manual seru tuh rupanya dari segi tarikannya juga’
    tp kalau org indo / domisili kota” besar pasti tentunya ambil yg matic gak bakalan yg manual.
    di tunggu nih video khas autonetmagz-nya,
    semoga cepet dapet mobilnya..
    hehe πŸ˜€

  • hal

    ga ada penjelasan ya indent brapa lama
    soalna mau ngira” dulu waktu yg pas buat ngambilnya
    ga ada discount new year ya?

  • anak parung

    Sekali kali bikin review video tapi di sirkuit sentul dong, biar kaya top gear gitu pasti kerena, minta sponsor siapa kek gitu

  • Imam Heri S

    keren bang reviewnya, berasa ikutan test drive. Dibandingin sama hatchback lain mazda2 skyacktiv emang top dari segi manapun πŸ˜€
    ditunggu versi videonya yang pake kamera GoPro…
    btw ini ada yang typo “… bersama Instagramers dan vlogger Duo Harbatah” Blogger maksudnya kan bang… πŸ˜€

    • i d h u y

      Vlogger istilah baru yang artinya kurang lebih ‘video blogger’ atau sekumpulan orang yang suka membuat video untuk web/blog nya.

      • Imam Heri S

        ohh gitu yaa bang berarti saya salah… hehe terima kasih infonya πŸ˜€

  • penonton

    Mas, kalo bisa setiap ada ulasan motor ato mobil cantumin harga dan spek nya dong. Kayak situs sebelah a*tobild πŸ™‚

  • anto

    Kalau yang matic mungkin nggak se asyik versi manual sepertinya, tapi gpp memang saya memang rencananya ambil versi manual kok, tapi kok yang soul red mahal bener yah

    • Iye bang..plus 3 juta..hadehhh

  • Dian

    Gaya reviewnya khas banget, fun, santai namun detail. Good job!. Mau nanya itu display touchscreennya di dashboard bisa ditutup ngga?
    Trims

  • Keren ini media review..aplgi wkt bang ridwan ngerivew via youtube…

    ajibb..gokil..pedes..tp ngena bgt..tothepoint g telle telle..jelek ya jelek..bagus y bagus…

    review body, fitur, n testdrive nya mazda 2 skyaktiv GT dong .. yg lbih riil..udah nnton yg di pameran ama yg bareng duo harbatah .. tp kurang lepas gt .. kek msih kagok gt gr2 di awasin..kek ujian nasional gt…

    n review in jg ttg mazda cx-5 yg GT dong..

    Thanks autonet sukses slalu bwt smua crew nya..

  • mong

    Kapan review mirage exceed facelift sama sport ny min?

  • DK

    di tunggu versi AT nya min…
    dan klo bisa jgn warna merah / putih dong..
    pengen liat warna lain soalnya πŸ˜€

  • loki

    Klo soal keluasan kabin, antara ini sama ford fiesta ecoboost luasan mana?

    (Gk nanya jazz)

  • Fahrudin

    Puas guling guling.
    Alhamdulillah kebeli Mazda 2 skyactiv type tertinggi. Pokoknya puas banget. Ngga nyesel!!! Dibandingkan dengan merk lain di kelasnya, jauh lebih bagus Mazda2.
    Begitu mode sport diset, Wuzzzz!! Dimana lagi, nyaman, sporty dan irit jadi satu?

    • Borghjhoe

      dapet discount ga?

    • farhanmasyara

      Mas udah pake engine start stop belum di varian gt? Keyless entry sama smart entry nya?

  • farhanmasyara

    Mas udah pake engine start stop belum di varian GT nya? Keyless entry sama smart entry nya ada?

    • Alza

      Engine start stop sudah ada di semua varian. kalau keyless sama smart cuman ada di type R dan GT

  • Pradipta Adjitama

    wadoooooooow galau mau mazda2 skyaktive apa ford fiesta facelift