Karena Tesla, Toyota RAV4 Elektrik di Recall Oleh Toyota

by  in International&Toyota
Karena Tesla, Toyota RAV4 Elektrik di Recall Oleh Toyota
0  komentar

2015 Toyota RAV4 EV recall USAutonetMagz – Kabar tidak sedap datang dari Toyota Amerika Serikat, SUV terlaris Toyota di Amerika harus melakukan recall terhadap Toyota RAV4 EV (Elektrik) yang terjual dalam kurun waktu yang sangat singkat sepanjang tahun 2012.

Namun uniknya, recall tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan yang dilakukan oleh pihak Toyota, melainkan dari Tesla Moors sebagai pemasok komponen software yang dikembangkan oleh Tesla untuk Toyota RAV4 EV ini.

Toyota RAV4 EV powered by Tesla Motors 2015

Software yang dibenamkan oleh Tesla tersebut memiliki glitch atau tingkat kesalahan yang dapat membuat mobil kehilangan tenaga dan beresiko menyebabkan kecelakaan fatal ketika mobil ingin menyusul dengan kecepatan yang lebih tinggi, karena mobil justru malah kehilangan tenaga.

Tapi meskipun Toyota sudah mengumumkan akan melakukan recall, Toyota sendiri belum menemukan solusi untuk memperbaiki kesalahan software tersebut, namun mereka berjanji akan bekerja keras membetulkan kesalahan tersebut dengan memberikan update software terbaru dalam waktu dekat.

Toyota RAV 4 electric EV 2015

Toyota RAV4 EV yang menggunakan baterai dan mesin dari Tesla ini dijual di tahun 2012 dan hanya tersedia di California. Karena tempat penjualannya yang cukup terbatas, Toyota hanya melakukan recall untuk 2.500 unit kendaraan saja hingga tahun 2014.

Di tahun tersebut Toyota terpaksa menghentikan penjualan Toyota RAV4 EV karena Tesla berhenti memberikan suplai baterai baru untuk produksi Toyota Rav4 EV.

Read Prev:
Read Next:

Ridwan Hanif Penulis sekaligus pecinta dunia otomotif, kadang-kadang suka ngebut walaupun hanya pada saat jalanan sepi, paling benci dengan kemacetan Jakarta tetapi enggan untuk pindah keluar kota. Soal irit-iritan konsumsi BBM jangan ditanya, dia jagonya... Maksudnya jago ngabisin bensin... Hehehe | twitter: @ridwanhr

  • Mestinya jgn jual2an mobil lisyrik dulu..kembangkan sampai dpt titik dimana sdh ok aman seperti layaknya mobil berbahan bkr biasa baru jual ke umum..gak usah buru2 kali jual2 mobil listrik

    hal2 begini uda membahayakan konsumen..merepotkan konsumen byk lah faktor lain…

  • Tesla main curang apa gimana nih?

    • Hillarius Satrio

      bukan curang, ada kemungkinan error di software buatan Tesla yang dipake sama Toyota.

  • Tlalu muluk2 sih mainnya. Contoh Mazda. Ga muluk2 gembar-gembor mobil listrik dsmcmnya,tp sekali bikin mobil langsung maksimal.