Bos Bugatti Tolak Elektrifikasi Hingga 1 Dekade Ke Depan

by  in Berita&Bugatti&International
Bos Bugatti Tolak Elektrifikasi Hingga 1 Dekade Ke Depan
0  komentar

AutonetMagz.com – Elektifikasi atau peralihan sumber tenaga kendaraan dari ICE (Internal Combustion Engine) ke sumber tenaga listrik atau hibrida adalah sebuah hal yang pasti. Banyak pabrikan sudah menggelontorkan dana besar untuk melakukan riset dan pengembangan yang mengarah ke sana. Namun, patut disadari bahwa elektrifikasi juga menjadi ancaman tersendiri bagi eksistensi beberapa mobil kencang atau mobil super yang menggunakan mesin berkubikasi besar. Salah satu diantaranya adalah Bugatti.

Jika kita amati, beberapa pabrikan mobil kencang seolah terbelah dua dalam menanggapi tren elektrifikasi. Porsche dan Ferrari nampak cukup mantap untuk menatap pasar mobil listrik, sedangkan Lamborghini dan Bugatti agaknya tidak. Bahkan, beberapa saat lalu, CEO dari Bugatti juga menyebutkan via AutoCar bahwa pihaknya menolak elektrifikasi setidaknya sampai pada penghujung pada dekade mendatang alias mendekati 2030. Stephan Winkelmann, CEO dari Bugatti, mengatakan bahwa hingga waktu tersebut, dirinya yakin bahwa mesin ICE masih menawarkan masa depan yang menjanjikan, setidaknya untuk Bugatti tentunya.

Winkelmann juga menambahkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan mesin listrik, namun pihaknya membutuhkan bantuan dari induk mereka, yaitu VW Group. Winkelmann menyebutkan bahwa jikalau nantinya Bugatti memproduksi mobil listrik, maka mobil tersebut tidak hanya menjadi hadir dan dijual di pasar saja melainkan akan menjadi yang terbaik di pasar mobil listrik, menarique. Nah, selagi menunggu 1 dekade lagi, pihak Bugatti sendiri harus bekerja keras untuk menekan emisi yang dihasilkan baik dari mobil produksi mereka maupun dari fasilitas perakitan yang mereka miliki.

Setidaknya, pihak Bugatti harus menanam 4.000 pohon per tahunnya untuk menanggulangi polusi yang diciptakan oleh mobil rakitan mereak. Dan pihak Bugatti sendiri sudah sadar akan hal ini dengan membangun sebuah kerjasama dengan French Enviromental Organization. Selain itu, Bugatti juga menggunakan clean gas dan green electricity di pabrik perakitan mereka di Molsheim, Perancis. Secara terpisah, sebelumnya Bugatti dan VW Group sendiri telah mengumumkan diskusi mereka untuk melihat peluang membangun sebuah mobil listrik baru di fasilitas produksi Molsheim. Nah, kita tunggu saja bagaimana kelanjutannya.

Kalau menurut kalian bagaimana? Apakah kalian setuju dengan pernyataan CEO Bugatti? Atau malah tidak?

Read Prev:
Read Next: