Ahok Akan Batasi Umur Kendaraan di Jakarta Hingga 10 Tahun

by  in Nasional
Ahok Akan Batasi Umur Kendaraan di Jakarta Hingga 10 Tahun
0  komentar
Macet Jakarta makin tambah parah

Jakarta, AutonetMagz – Berbagai cara untuk menanggulangi kemacetan di Ibukota mulai dipikirkan oleh Pemprov DKI Jakarta, salah satu cara menanggulangi kemacetan adalah pengurangan jumlah kendaraan di ibukota melalui batasan umur kendaraan.

Basuki T. Purnama selaku PLT Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa mereka sedang mengkaji hal tersebut secara mendalam, “Itu lagi dikaji, apakah orang waktu mau beli mobil baru, lalu satu mobil yang sudah diatas 10 tahun dijual ke luar kota.” kata Mantan Anggota Komisi II DPR tersebut dikutip dari Republika.

“Kalau di Singapura, lewat dari 10 tahun kendaraan di scrap (dihancurkan) karena nggak ada tempat pindah, kalau kita kan ada provinsi lain, kabupaten masih butuh, misalkan keluar Pulau Jawa, ini kan mesti buat kajian dan ada dasar hukumnya.” ujar pria yang akrab dipanggil dengan nama Ahok.

Bukannya cari solusi, malah ditambahi bebannya... Kasihan Jokowi kalau begini :D

Salah satu penyebab kemacetan di Ibukota Jakarta tidak semata-mata disebabkan oleh kurangnya infratruktur jalan dan ketersediaan kendaraan umum, namun penambahan jumlah kendaraan yang tidak pernah diiringi dengan pengurangan jumlah kendaraan juga memicu terjadinya kemacetan di Ibukota. Seperti contohnya, IIMS 2014 silam yang mengundang pengunjung dari Jabodetabek mampu mencatatkan jumlah transaksi sebanyak 19.746 unit dengan jumlah nominal 5.45 Trilliun, ini menunjukan tren penambahan kendaraan roda 4 yang terus meningkat di daerah Jabodetabek.

Di negara-negara maju seperti Singapura yang memiliki lahan terbatas, mereka memberikan batasan umur kendaraan hingga 10 tahun masa pakai, jika lebih dari 10 tahun, mereka bisa saja masih menggunakan mobil tersebut, namun pajak yang mereka bayarkan terlampau mahal.

Jumlah pengunjung IIMS 2014

Dengan pembatasan usia pakai kendaraan di DKI Jakarta, hal ini akan berpengaruh terhadap harga jual kembali mobil bekas yang akan lebih mudah jatuh karena usia pakainya dibatasi, sekaligus menumbuhkan industri otomotif di Indonesia karena merangsang pembeli mobil untuk membeli mobil baru. Namun kemungkinan besar pembeli mobil baru akan cenderung memilih mobil dengan harga terjangkau seperti LCGC atau mobil-mobil yang memiliki harga kurang dari 200 juta akibat dampak dari peraturan ini.

Di satu sisi, dilemparnya mobil bekas DKI Jakarta keluar Provinsi akan membantu masyarakat daerah lebih mudah mendapatkan mobil karena harganya yang terjangkau, apalagi pembangunan di Indonesia masih belum merata di beberapa daerah. Namun hal tersebut akan mengurangi minat masyarakat daerah terhadap pembelian mobil baru karena selisih harga mobil baru dan mobil bekas terlampau jauh.

Bagaimana pendapatmu jika usia kendaraan di DKI Jakarta di batasi? Sampaikan dalam kolom komentar.

Read Prev:
Read Next:

Ridwan Hanif Penulis sekaligus pecinta dunia otomotif, kadang-kadang suka ngebut walaupun hanya pada saat jalanan sepi, paling benci dengan kemacetan Jakarta tetapi enggan untuk pindah keluar kota. Soal irit-iritan konsumsi BBM jangan ditanya, dia jagonya... Maksudnya jago ngabisin bensin... Hehehe | twitter: @ridwanhr

  • ahay

    Percuma bro..selama 10 tahun itu pula orang akan berlomba2 bl mobil. Dengan pemikiran ada jangka waktu 10 tahun pemakaian. Percuma aja kalee tetap macet. KACIAN DEH LUH, CAPEK DEH….!!!

  • dimaz_13

    infrastruktur ketinggalan jauh tapi mau ngikuti peraturan negara maju???
    sediakan public transport yg memadai, aman, nyaman, dan bebas hambatan, niscaya pengendara bakal ogah bermacet ria untuk mencapai tempat kerjanya….

  • rizqi

    Ane meskipun dukung ahok jd gubernur, tp ane gk setuju bgt atas kebijakan yg satu ini!

  • kevin

    Setuju banget sama kebijakan ini, meski memang harus paralel dengan perbaikan angkutan umum.. Mobil2 tua itu biang kerok, udah jalan lambat di tol, sering mogok pula…

    • durham

      Blm tentu…saya pakai toyota hardtop masih tangan pertama, bolak balik jakarta denpasar sejauh hampir 3000km (plus putar putar Di Malang), tidak ada kendala..dengan catatan servis rutin lebih sering dari yg tertera di buku servis, semua komponen original toyota dengan part number yg persis sama. Jadi blm tentu mobil tua penyebab macet. Mobil tua bila dirawat dgn baik, gengsi naik karna unsur klasik dan pasti tidak murah utk perawatan. Yg bikin macet pembelian mobil baru tidak dibatasi. Dalam 1 hari berapa sering anda bertemu mobil tua dibanding mobil baru? Saya setuju dgn pernyataan anda dengan catatan mobil tua yg tidak dirawat menjadi salah satu biang kemacetan..Mobil tua seperti toyota hardtop, toyota corolla dx, daihatsu taft kebo, suzuki jimny, toyota corona, mitsubishi lancer, bodinya jauh lebih kuat dari mobil kaleng macam sekarang ini yg cuma didorong tukang parkir sudah peyot.. Coba bandingkan radiator mobil skrg dengan mobil dulu, mobil dulu biasanya radiator kuat sekali..Toyota hardtop bila dirawat dgn baik, radiator mampu bertahan lebih dari 30 tahun. Ambil contoh lain toyoya kijang doyok kaki kaki kuat, jauh di atas toyota kijang innova. Masi bnyk contoh lain..

    • FHarris

      Mobil tua lambat? Kalo komen mikir dulu sob, apa iya corolla gti 140hp lebih lambat dari mobil kacangan macam LCGC?

    • ICON CITY cikarang pusat

      Baru punya mobil baru mas, norak lo, yg biang kerok itu produksi mobil baru yg biang macet

  • carlovers

    kebijakan yang bagus banget! kalo bisa, tiap keluarga mobilnya dibatasin, maksimal 2. selebihnya kan bisa pake sepeda atau kendaraan umum lainnya. terus plat ganjil-genap diterapin aja. nah setiap pemilik mobil harus punya mobil plat ganjil/genap.

  • doze

    Kalau dibatasi kyknya kurang pas..hrsnya mobil2 yg sdh tdk memenuhi persyaratan.sdh berasap rawan polusi maupun rusak2 yg rawan mogok menyebabkan macet itu dihapuskan

    kedua naikan pajak yg tinggi utk kepemilikan mobil ke 2..dan seterusnya..atau batasin kepemilikan kendaraan utk 1 nama hanya 2 maximal…

    sistem kredit cicilan murah dan jangka panjang mgkn hrs dirubah..

  • Towel

    Mbok ya mikirnya perbaiki sarana transportasi publik, untuk dalam kota sediakan sarana pra sarana untuk sepeda dan pejalan kaki. Berkaca sedikit lah dari negara maju bukan sekedar membatasi kendaraan pribadi tapi ngga dipikir terus mereka harus beralih kemana? Selama ini pengusaha angkutan umum maunya menang-menangan, mobil ngga layak dibawa jalan, soal waktu tidak reliabel, sopir ugal-ugalan belum lagi pencopet. Giliran diatur mogok, ngga peduli sama penumpang. Itu dulu beresin baru batasi kendaraan pribadi

  • Bla8bla

    bangun dulu pabrik scrap mobil, baru mulai mikirin kebijakan ini. bukan kebijakan dulu, baru pabrik scrap dipikirin. salah kaprah iki…

    • ironic

      kan masih dikaji bos

  • reza

    komen saya cuman satu. emang jakarta sama dengan singapore? sama apanya ya? daya beli orangnya aja beda, trabsportasi masalnya beda, perilaku masyarakatnya beda, luas wilayah juga beda, hargta mobil baru juga beda…coba pak ahok pikirin lagi deh…

  • Dhani

    seharusnya metro mini, kopaja, dan angkutan-angkutan umum dan bus-bus tua yang sudah seumuran sama tugu monas yang ga pernah lulus uji emisi dan KIR dulu yang dimusnahkan dari wajah ibukota..

    • catur

      “seumuran sama tugu monas” :))))

  • koenyoekk

    bentar,,bentar,,,,
    sebenernya yang bikin macet di jakarta itu MOBIL TUA atau mobil baru ya??
    Tunggu 5 menit,,,ane lihat dulu kebawah,,,,yang menuhin isi jalanan itu mobil lama apa mobil baru ya??
    Nih ane kasih ilustrasi :
    MOBIL TUA ; pemiliknya keluarga sederhana,,,mobil cuman satu,,dipake maraton dari senin sampe minggu..
    MOBIL ANYAR : pemiliknya orang2 kaya yang isi garasinya lebih dari SATU MOBIL…ada mobil buat anak,buat bini, buat kerja dan buat resmi formal.
    sekalinya pagi2 hujan,,,mobil anak,,bini keluar semua….
    Edan kan,,,,kapitalisme banget isi otak pemerintahan klo gitu…
    KESIMPULAN ANE :
    hidup di jakarta itu klo kaya ya kudu kaya banget sekalian,,,klo miskin mending miskin banget sekalian..
    Klo jadi masarakarat menengah????? MATI BEDIRI !!!!

    • ad

      setujuuuuuu

  • tidaksetuju

    saya tidak setuju,urusin dulu transportasi masal yang nyaman, aman dan murah.Jangan bandingin sama luar negri mulu, ga cocok situasi,kondisidan budayanya.
    Di singapore orang naek kendaraan umum jam 12 malem bisanya baek2 aja,kalo di jakarta jam 12 SIANG aja bisa kecopetan,rampok,pemerkosaan,dll
    Masalah macet tu gara2 banyak orang dari luar jakarta yang tinggal di sini itu yg musti diurusin

  • Otong (James) Surotong

    Musti jalan beriringan
    si ahok boleh ngeluarin kebijakan :
    – 10 taon batas max mobil di jalan jkt
    – batesin mobil di jalan protokol dg ERP
    – kasih harga parkir mobil yg sadis di perkantoran jln protokol & mall, Rp 500.000 / jam

    tapi di saat yg bersamaan, si ahok HARUS
    1. segera dalam waktu maximal akhir 2014. Udah ada MRT, monorail,trem di jalan protokol yg integrated dg stasiun KRL & halte busway jd halte APTB
    2. ganti old metromini/mikrolet/kopaja dengan metromini/mikrolet/kopaja yang BBG, paling lambat juli 2015

    si ahok jgn nuntut ke warga Jakarta & sekitarnya dg policy yg dia buat
    tapi kerja dia KAGA BECUSS jadi pimpinan di DKI Jakarta, ngemeng doank, no action talk only

  • okisyauqi

    Entah kenapa saya tidak setuju. Jangan disamakan dengan di luar negeri, disana transportasi sangat memadai jadinya orang gak butuh beli mobil. Disini transportasinya gak bisa menjangkau semua tempat, mau jalan juga panasnya minta ampun. Mungkin lebih baik dibatasi jmlh kendaraannya, max 2 mobil kalau mau nambah jual salah satunya keluar kota. Tapi disini ahok juga harus memberantas praktek2 suap agar rencananya berjalan sesuai harapan.

  • CAPEK NGOMONG

    mending ahok jgn jadi gubernur kalo kyk gni. nyusahin rakyat.. anda berkoar2 di bela rakyat.. BUktiin rakyat mana yg bela anda skrng pak ahok.. sdah ga ada lagi yg bela anda… RAKYAT udah kecewa sama anda..

    • Anita

      Tau nih pa ahok,secara kita kan bukan org kaya,tapi saya kan pengen bahagiain ortu , mka nya beli mobil Mazda mr 90, yg penting nyaman ga kepanasan ga kehujanan,biar tua yg penting punya,tega banget sama masyarakat kecil kaya kita2. Secara saya dan keluarga kan pengen banget ngerasain pake mobil,secara beli mobil baru dan kredit ga sanggup,mka na dah puluhan thun nabung cuma mampu beli Mazda Mr90,tega banget ya pemerintahan sekarang.

  • Pelayan

    Satu lagi solusi cepat ,mudah, sederhana tapi tidak tepat dari Ahok. Males mikir Pak? IQ terbatas? otak dah panas? desperate? mundur aja.

    Mass transportation tuh perbaiki dulu. Kemacetan jakarta itu soal pilihan masyarakat untuk tidak pakai mass transportation di jakarta. karena emang ngga manusiawi.

  • Chairo

    jakarta emang butuh solusi, dan luar kota memang lebih butuh pemerataan.
    jadi, saya dukung kebijakan ini.

  • kecewa sama ahok

    solusi demikian tidak dpt d terapkan sprit Jakarta ini. angka kriminalitas Jakarta ini kian hari kian banyak.. jgn menilai dunia luar trus ahok, Jakarta tengah siang bolong naek angkutan umum pun rawan PERKOSAAN ,PEMALAKAN,DLL. jd tolong di pikir matang2. jujur rakyat udah sangat kecewa dengan anda..

  • paijo

    Harus segera dilakukan pak Gubernur,secepatnya…kalo tidak dari sekarang, kapan lagi, jangan sampai Jakarta mengalami “darurat macet”

  • surya dharma

    tidak setuju dngan peraturan pembatasan usia mobile pribadi ini,kalaw mau berikan peraturan ada solusinya ,karena yg memiliki mobil diatas 10 th itu rakyat kecil dan pensiunan yang sudah tidak bisa beli yg baru,mungkin ini juga terpaksa dipertahankan karena jalan di jakarta sungguh tidak aman ditransportasi sejenis bus transjakarta saja bisa kehilanagn HP dan barang berharga,di metro mini dan mikrolet banyak preman dan penjahatnya.sedangkan harta mobile satu satunya yg dimiliki kalaw dimatikan sama juga harta satu satunya itu dirampas berikan kompensasinya atas rencana itu,wajibkan perusahaan pemegang merk emembeli kembali mobile2 yg memang akan dimatikan tsb ataw subsidi silang pajak kendaraan dinaikan untuk meobile mewah untuk membayar mobile yg akan dimatikan kalaw dilihat sekarang di jakarta banyak meobile diatas 500 juta berseliweran,kendaraan lama yg akan dimatikan didata diereahkan keperintah dan dibayar ganti ruginya kepada pemilik rakyat jakarta, tolong dipikirkan ini kepada bapak gubernur agar kebijaksanaan bapak tidak mengorbankan rakyat kecil pemilik kendaraan lama yg akan dimatikan berbuatlah seadil mungkin jangan selalu mengorbankan rakat kecil,terima kasih bpk gubernur

  • jakarta

    kalo menurut saya kurang efektif, dr pd pembatasan 10 taun, mending yg punya mobil hrs wajib punya garasi, soalnya lebih banyak mobil baru yg ga tanggung jawab, mau nya beli mobil doang tp ga mikir tempat nya. kl mobil tergantung perawatanya, mobil baru yg mogok jg banyak. jd kesimpulanya lebih baik wajib garasi dr pd pembatasan usia

  • yogi

    Hmm.. sebenernya ga perlu pembatasan umur kendaraan.. klo uji emisi dilakukan dengan benar secara ga langsung kan juga menyaring kendaraan yg ga layak jalan, krn yg ga layak jalan ga cuma mobil tua, justru banyak mobil tua yg lebih layak jalan drpd mobil muda.
    Angkutan umum, truk, trailer juga perlu diseleksi lagi, apa ga bisa liat itu bus2 kota, truk, angkot, asapnya kayak cerobong pabrik? Kayak gitu kok masih bisa beroperasi.
    Perketat jg aturan pembelian mobil baru,biar ga gampang beli mobil baru. Yang bikin macet kayanya kebanyakan mobil muda deh, knp mobil tua yg disikat ya?

  • Ashefaa

    Terus yang punya hobi mobil klasik atau antik bagaimana ya? Apa harus sampai pindah keluar dari DKI? Komunitas2 mobil antik dan klasik yang sudah ada sekarang ini pasti ngga akan tinggal diam nich.

  • durham

    Mobil tua bila dirawat dengan baik, lancar2 saja. Saya kira mobil baru pun demikian, bila terus dirawat akan bertahan. Namun biasanya mobil tua memang lebih kuat daripada mobil sekarang. Toyota Land Cruiser FJ 40 (di indonesia lebih dikenal dengan toyota hardtop)bila diketuk bodinya terasa jauh lebih keras dari toyota Land Cruiser seri 200 yg sekarang. Demikian juga seri 50, 60, 70, jauh lebih kuat bodinya dibandgkn dgn land cruiser terbaru.Toyota Kijang doyok bahkaĺn sampai kijang kapsul masih jauh lebih kuat dibandingkan kijang innova. Toyota corolla dx terhadao toyota altis juga demikian. Soal membuat macet saya kira relatif. Mobil tua yg tidak dirawat dengan baik memang jadi salah 1 pnyebab. Memang perawatan mobil tua jauh lebih mahal. Krn itu mngkn bnyk pemilik mobil tua mnomor duakan perawatan krn masalah harga.
    Saya kira mobil baru bila mogok karena kurang perawatanpun juga menjadi penyebab kemacetan.

    saya menggunakan toyota hardtop tangan 1, semua part sampai pelek, ukuran ban dan baut saya sesuaikan dengan part catalog. Bensin di buku minta oktan 90 keatas. Oktan 90 bisa kita dapatkan dengan pncampuran premium : pertaMx 1:1, atau isi pertamax sekalian dengan oktan 92..yg pentng di atas 90. Kalau cuma isi premium oktan 88 tidak sezuai standard buku perawatan.

    Oli di buku minta 3000km sekali diganti, tiap 2000saya lihat, kalau masih bagus bisa dipertshankan,paling tinggi 5000. Toyota skrg bisa 10000,tapi untuk mobil tua lebih baik sebelum waktu ganti, kita sudah ganti.. oli sesuai spesifikas 20-50, krn toyota tidak keluarkan lagi, saya pakai shell yg jerigen merah.

    Utk keperluan sealentpun sealent toyota ori yg satu tube bisa 300ribuan harganya. Ukuran ban sesuaikan dengan yg tertera di buku servis atau di faktur. Kunci kunci, dongkrak dll standar toyota. Filter oli, busi, platina , kondensor dll toyota punya.Kkencangan baut standar toyota, bisa diukur dengan alat mereka. Mahal? Ya saya akui memang perawatan mahal. Tapi semua ada imbalannya.

    Jkarta denpasar 2200km plus putar2 ke Ubud tampaksiring, juga di Malang surabaya, tanpa kendala, semua lancar. Omongan orang 2 mobil tua diiisi pertamax cepat panas juga tidak terbukti..sampai denpasar dengan pertamax murni atau premium: pertamax 1:1,jarum temperatur normal. Olipun tidak saya tambah sama sekali. Dgn kata lain oli tetap batas normal.

    Jadi kata siapa mobil tua biang macet? Mobil tua atau baru kLau tidak dirawat baik, ya biang macet, tapi kalau kita rawat, sebaliknya nyaman dikendarai. Andai ada waktu lebih, saya hampir terus ke Lombok.

    Perjalanan saya lakukan hanya bertiga dengan istri dan anak, tidak ada konvoi. Pemilik mobil tua kalau berjalan jauh biasanya konvoi selain rekreasi bersama, takut kalau ada apa2 bis saling bantu. Tapi yakinlah selama semua sesuai dengan standar pabrik, pasti aman, saya sudah membuktikan sendiri.

    Lalu apa kekurangan mobil tua? Boros, dLm artian tidak bisa sehemat mobil skrg. Toyota hardtop luar kota 1:6 ya standarnya sudah segitu. Aslinya ya bgitu. Dalam kota 1:4 mungkin bisa 1:3 kalau macet. Apalagi kalau kita Ktifkan 4 wheel drivenya, bisa lebih boroz lagi. Tapi itulah standardnya..tidak perlu modif sana modif sini.. Kalaupun ada modif paling tambah ac dan seatbelt juga tape, krn toyota hardtop masuk indo tanpa ac, tape( jadi barang optional astra toyota).

    itulah kunci spy mobil tua awet.. Kalau mahal ya memang mahal. Kita harus konsekuen, mau punya mobil tua bisa awet ya pasti harus keluar biaya, namunpercayalah, dengan cara itu mobil tua tetap lancar di jalan..sekedar pengalaman utk berbagi saja..ditunggu pengalaman teman2 lain pengguna daihatsu taft kebo, isuzu rodeo, suzuki ST 20, daihatsu hijet, suzuki jimny jangkrik, sj410, katana, tooyota corona,corolla dx, daihatsu rocky, daihatsu feroza dll mobil tua yg dirawat dengan baik..salam damai.

  • FHarris

    Saya sebagai pengguna kendaraan yg cukup berumur(corolla ’96) merasa peraturann ini tidak adil. Apa iya kendaraan tua bikin macet? lebih sering lihat kendaraan baru macam avanza,xenia,LCGC dibanding corolla,civic dan mobil dibawah 2000an? saya rasa kendaraan MURAHAN macam LCGC lah yang lebih membuat kemacetan tambah parah

  • [email protected]

    Setuju pembahasan. Biar equal yg datang dan pergi. Misal thn 1 ada 30rb mbl baru meluncur ke jalanan, di tahun ke 11 ada 30rb jg yg akan keluar. Btw bagi yg kolektor mbl tua bs ttp berjalan tp pajakx akan mahal. Sesuailah namax jg kolektor

  • Hendro Wijanarko

    Mau Jakarta ga macet saya rasa itu bukun solusi yang tept untuk di Indonesia, menurut saya yang perlu jadi konsentraai pem prov DKi sekarang adalah di perbaiki-nya sarana transportasi Umum yg sering menjadi kendala dalam kemacetan Jakarta. Selain sarana transportasi umum , hal selanjutnya adalah perbaikin kondisi jalan raya yang harus di tingkatkan, selain itu yang terpenting adalah atitude berkendara, saya melihat atitude org berkendara di jakarta sudah tidak karuan sehingga dapat menyebabkan kemacetan yg semakin tinggi. Saya rasa kita belum perlu sampai membuat peraturan seperti di singapur atau negara lain

  • tananto

    Kalau transportasi umum sudah nyaman seperti di Singapura boleh saja diterapkan Pak Ahok, kendaraan saya minibus tahun 1995 dari tangan pertama, sudah 20 tahun baik mesin dan eksterior kendaraan terawat apik dan tidak pernah mogok, kendaraan ini saya gunakan untuk mencari nafkah (antar jemput anak sekolah), untuk mengganti kendaraan baru tentunya saya tidak mampu, apabila memang diterapkan Pak Ahok itu sama saja Bapak membunuh mata pencaharian saya, siapa sih yang tidak mau menggunakan kendaraan baru, saya pun bermimpi suatu saat nanti memiliki kendaraan baru, tetapi peraturan Bapak (apabila memang dijalankan) tidak memihak pada rakyat, ibaratnya cari makan halal saja dipersulit, masalah macet saya beri contoh : Pasar Pagi Glodok, Asemka, Toko Tiga, Jembatan Lima dan sekitarnya yang parkir semrawut saja sampai hari ini masih kusut dan tidak ditindak, hanya dijalankan 1/2 hati, kadang-kadang saja ditindak, padahal yang kita ketahui itu daerah macet.

  • Ride & Drive

    Ribet amet.
    beresin transport masal dulu dehhhh ckckckck

  • erwin

    Bos Ahok lagi test the water. Awas kecepretan bos.. mendingan benerin dulu tuh organda daripada ngotakngatik yang laen

  • adie

    Wah..wah bisa bisa pak ahok di musuhin banyak orang ni… kebijakannya nya menyakiti kalangan menengah ke bawah terus.. sedangkan kalangan atas di elus elus… siap siap pak… ngk punya temen…

  • temen sekolah

    hok lu makin hari makin senewen, mau pembatasan umur kendaraan, lu pikir dulu deh, singapur itu negara sebesar kota, tau ga negara?masuk negara itu wajib pakai visa dan palang pintu perbatadan. lah kalau jakarta itu kota, mau di larang orang bodetabek masuk jakarta pakai mobil 10 tahun ? mau di tembok seluruh perbatasan jakarta seperti israel ? lu ga mikir 2017 ada avansa lewat trus polisinya melototin satu satu plat nomernya biar tau mana 10 tahun mana yang 9 tahun ? ingat banyak tipe kendaraan sama tapi beda umur.

    • Dicky

      kalo punya Gub yg males mikir begini nih…

      mending lu perbaikin dlu aja trasnportasi massal Macam MRT,Monorail,Transjakarta yg dulu lu gembar gemborin…

      kalo fasilitas trasportasi umum uda layak dan aman ga usah disuruh, masyarakat pasti beralih ke moda transportasi massal kok.. kaya d jepang, inggris, belanda..

      jgn semua dibatesin, tapi solusi ga ada… meding mundur aja kl ga bisa kerja..

  • Slayer

    Klo yg setuju sama kebijakan diatas, Paling2 dia ini orangnya:

    -baru bisa nyetir, “HOREE sim keluar kita puter2 bikin minyak bumi makin antik yukss…”

    -baru punya mobil, “mobil g baru geto loch…ckckck
    liat stiker g, sponsored by mommy and daddy, nih 1 lg ada di kaca belakang “GA MAU RIBET MAN USE 2 PEDALS”

    -Susah idupnya ga seberapa krn di support abiez, kalaupun dilepas pasti dibekalin abis dah

    -yg pasti dia ga ngerti banget sama mobil..piston apa yah??? klo DRL ngerti gue, soalnya di jalan pada pake trs g tanya mbah gugel alhasil keren bingit, itung2 bantu matahari jek. Oli yg bagus apa ya? yg mahal lah, yg ngabisin budget buat iklan tv sampe pembantu g aja tau ……minyak goreng.

    -bisa jadi dia juga sales mobil bro…kidding ah serius amit u…

    -Mie Instant man, ibarat mau naek gunung cm mikirin puncaknya, jalan lewat utan sm ketemu yogi bear nya smua kelewat dah.

    -kurakura diri anda ku kirakira seperti itulah…-

    “When live is getting harder, my ride moves faster”
    es02 R

  • topengtopeng

    Kali ini gw gak stuju!!!! Gw emang pendukung lo hok, tp lo jangan buat praturan gitu juga??? Lo musti ikuti jg indonesia khususnya jangan langsung lo bikin sama kayak singapura. Lo liat dr kualitas hidup dll. Dah sama blm???? Boleh aja lo bikin gagasan kayak bgitu tp liat dlu donk . Efek nya bisa kmana2. Kali ini lo harus mikir hok!!!!

  • sendi

    titip pesan buat pa ahok,
    hati hati buat peraturan,mungkin suatu saat nanti dia akan suka dan hobi sama mobil tua.

  • endartie

    kebijakan yg diskriminatif ,lagi2 masyarakat ekonomi menengah kebawah yg jadi korban, setelah pelarangan pengendara motor lewat bundaran HI.bisa2 orang asli betawi terpinggirkan.

  • Re

    Setuju2 aja. Selain mobil, ada baiknya motor juga diberlakukan peraturan yang serupa. Namun karena umur ekonomis motor lebih pendek, untuk motor diberikan pembatasan umur 5-7 tahun. (karena penyebab kemacetan bukan karena pertumbuhan mobil semata, namun pertumbuhan motor juga jauh lebih tinggi. saat ini dengan +/- 500rb saja setiap orang sudah bisa bawa motor pulang kerumah). Thanks.

  • marlon

    Saya setuju pembatasan usia mobil 10 tahun. Terus ditambah lagi kebijakan kelipatan 5 tahun. Jika usia mobil antara 10 -15 thn kemakan pajak 200 %, usia 15_20 kenakan pajak 300 %. Dari harga pada saat pembelian. Tetapi harus ada uji kir layak pakai. Kita harus mendukung program pemerintah. Bila penting lagi sepeda motor juga harus dibatasi.

  • Rudy Lukman

    Sebaiknya pemerintah perbaiki fasilitas infrastruktur jalan dan angkutan umum spy masayarakat beralih ke transportasi umum.
    Dengan menetapkan tarif pajak progresif yg tinggi bagi yg punya lebih dari 1 mobil.
    sebaiknya diterapkan ERP pada jalan2 strategis
    kendaraan tahun barulah yg menyebabkan kemacetan di jakarta pada jam kerja.
    Saya sebagai pemilik Daihatsu Taft 1988 yang dipakai hari sabtu dan minggu boleh di tes uji emisi dan layak jalan dan ngak kalah dgn mobil baru.

  • cahyadi

    Sebaikannya dan lebih efectiv utk mengtasi kemacetan lalu lintas diJakarta : 1. Pengaturan utk jam masuk sekolah Tk ,Sd,Smp, Smu ,dll disekitar jam 10 atau 11 siang , 2. Diterapkan tarip utk jalan strategis .3. setiap ada pembelian 1 unit mobil baru harus ada 1 unit mobil lama yg di jual ke luar pulau Jawa atau lebih dihancurkan /dilebur . Dng 3 cara ini sudah cukup lumayan utk mengaatasi kemacatn lalu lintas di Jakarta . Catatan : pembatasan pemakian 10 tahun utk mobil banyak negatip nya dari pada positipnya .3 cara ini bisa diterapkan ,walaupun transport MRT ,Monorel ,dll ,belum terselesaikan .Mudah2an Bp Ahok membaca dan mempertimbangkan sumbangan pemikiran utk kepentingan bersama , semoga Tuhan yg Maha Esa memberkati kita semua ,Amin

  • cahyadi

    Sebaikannya dan lebih efectiv utk mengtasi kemacetan lalu lintas di Jakarta :
    *1. Pengaturan utk jam masuk sekolah Tk ,Sd,Smp, Smu ,dll disekitar jam 10 atau 11 siang . *2. Diterapkan tarip utk jalan jalan yg strategis . *3. setiap ada pembelian 1 unit mobil baru harus ada 1 unit mobil lama yg di jual ke luar pulau Jawa atau dihancurkan /dilebur . ### Mudah2an dng 3 cara ini sudah cukup lumayan utk mengaatasi kemacatan lalu lintas di Jakarta
    ### Catatan : pembatasan pemakian 10 tahun utk mobil , hasil survey : banyak negatip nya dari pada positipnya . ### Kesimpulan : ke 3 cara ini bisa diterapkan ,walaupun transportasi : MRT ,Monorel ,dll ,belum terselesaikan . Mudah2an Gubenur kita . Bp Ahok serius membaca ulasan ini dan sekaligus juga mempertimbangkan sumbangan pemikiran ini utk kepentingan kita bersama , semoga Tuhan yg Maha Esa ,memberkati kita semua , Amin

  • Lugu Agung Sardjono

    Kebijaksanaan cocok untuk semua angkutan umum. Segera terapkan sehingga saya nggak batuk-batuk kalau jalan di Jakarta. Prioritas: bis kota, metro mini dan bajay yang suka batuk-batuk, mengeluarkan asap hitam, karatan yang kelewatan sampai melukai penumpangnya, baru deh semua mobil pribadi di atas 10 tahun dgn kondisi tidak layak jalan, perlu sertifikasi nggak sekedar bayar pajak progresif.

  • Thomas

    Setuju…cuman harus dipikirin lagi supaya orng” ga lomba beli mobil..tpi patut dicoba

    Enak juga diliatnya jakarta klo mobilnya udh ga ada yg make kijang kotak dan mobil” dibawah thn 2000

  • akm

    saya sih stj2 aj, tp shrsnya angkutan umumnya dlu yg dlrng/dbtsi yg umrnya 10 thn, krn ada yg sdh tk lyk jalan. klo mbl mnrt sy sih dbtsi aj utk 1 klrga.

  • irfan

    Menurut saya. Itu sangat tidak setuju. Orang yg setuju tidak melihat masyarakat kalangan ke bawah. Dan lebih mentingin orang yg kaya”. Dan kasihan juga buat orang milik mobil tua dan orang yg mempunyai usaha penjual onderdil mobil tua…. itu bisa merugikan semua masyarat malah yg bner yg kaya harus membatasi pembelian mobil. Yang kaya makin kaya yg miskin malah miskin kalau itu terjadi jadi pemerintah harus berfikir 2x

  • fian

    Mungkin Maksud pak Ahok untuk minimalkan kendaraan di atas 10 tahun, supaya jumlah kendaraan dapat di seimbangkan dengan muat jalan yg ada di indonesia, jika tidak segera di minimalkan makan akan terjadi penumpukan setiap tahunnya, ambil contoh di di sekolah jika tahun ajaran baru pasti ada yang keluar dan ada yang masuk untuk menstabilkan keadaan ( kendaraan baru masuk – kendaraan lama bisa di daur ulang ) saya kira itu hal yang berguna bagi kita semua

  • Ara

    1. Tujuannya apa ? kalau buat ngatasin kemacetan sih tidak signifikan. katakanlah program berhasil, semua pemilik mobil tua dijakarta rame2 jual kedaerah (kalau ada yg ga laku, Ahok yang harus beli kan ? trus dikirim ke Bangka), karena tetap butuh mobil (lha masak cuma org kaya yang boleh nikmatin punya mobil? masih inget ga dulu waktu SD diajarin bahwa sila ke-2 : “Kemanusiaan yang adil dan beradab” )maka para ex-pemilik mobil tua akan pakai uang hasil penjualan untuk DP mobil baru (extra sukses buat Ahok, berhasil membuat warga Jakarta nambah utang, lagian jujur aja pak gubernur, anda aja yang udah ngerasain nikmatnya punya mobil ga mau kan disuruh naik angkot dan motor ?, samalah).. Kembali ke masalah semula, katakanlah ada 50% orang ex-pemiik mobil tua yang sudah jual,mtidak atau belum (kelak akan) mampu bayar cicilan, jadi sisanya 50% pakai mobil baru (tapi utang), trus dimana manfaatnya ? tidak akan signifikan pengurangan jumlah mobilnya, ingat total mobil tua dijakarta paling hanya 20% dari populasi, artinya cuma akan mengurangi 10% (inipun sementara, begitu mampu, semua pasti akan beli / kredit mobil). disisi lain penambahan jumlah mobil berapa pertahunnya ? lha para pejabat aja ga ada yang sekeluarga cuma punya 1 mobil. ada mobil buat istri arisan, mobil buat antar anak sekolah, mobil buat anter anjing pudel ke salon perawatan, mobil buat pembantu beli oncom dipasar, de el el, lha itu aja dulu kurangin. kayaknya kalau pemilik mobil tua (bukan kolektor) paling sekeluarga punya satu2nya itu (kalau punya duit buat beli 2-3 mobil tua sih mending beli baru kali). jadi buat apa “pengorbanan” pemilik mobi tua ? buat bikin mobil2 pejabat dan orang kaya lancar ? ingat pak, jalanan dijakarta dibangun bukan hanya dari pajak anda, tapi juga pajak seluruh masyarakat, jadi sama berhaknya. jadi ya marilah kita macet2 bareng2, toh macet jakarta sudah seperti cuaca, semua org selalu membicarakan, tapi tidak satupun yang benar2 bisa berbuat sesuatu.
    2. mau nyontek singapur ? mantap ! yang ini saya setuju banget. cuma, mulainya bukan dari masalah umur pakai mobil pak, mari kita mulai dari mencontek daya beli warganya, tidak bisa anda buka buku langsung baca halaman 237 lalu ambil kesimpulan buku itu bagus untuk pedoman hidup anda, ada halaman 1 dulu bos, dan halaman 1 pada kasus ini jelas : Daya beli yang mumpuni, contek dulu itu, kalau sukses baru lanjut. jangan standar ganda, aturan ikut singapur, pendapatan ikut somalia, gaya hidup ikut dubai, kelakuan pejabat ikut mana ya ?

    3. solusi kemacetan jakarta bukan mengurangi mobil, kecuali anda mampu nutup semua pabrik mobil, opsi itu sama aja adu panco lawan tiang listrik bossssss.

    solusi dari kemacetan adalah :
    – penegakan disiplin (termasuk mental suap di instansi yang menerbitkan perpanjangan kir pada metromini yang bentuknya sudah mirip kaleng softdrink keinjek misalnya), dan

    – penambahan jalan (susun semua jalanan dijakarta jadi 2 tingkat, atau satukan jabodetabek jadi 1 kesatuan ibu kota)

    – Anda pikirlah lainnya, thats why we pay a Governor, to think and serve, and make all citizen happy. susah ? ya iyalah, kalau gampang mah gaji anda UMR aja , kalau tidak sanggup lambaikan tangan ke kamera, masih banyak yang ingin coba duduk di kursi anda lho.

  • Umplong Jafanese

    Gak setuju klo dijakarta umur mobil dibatasi karna indonesia blom mampu ….seluruh armada expidisi luar dan dalam kota masih banyak yg di bawah tahun 2000