Aha, Ini Dia Solusi Untuk Membuat Udara Kita Bersih Dari Karbon Dioksida

by  in Berita&International
Aha, Ini Dia Solusi Untuk Membuat Udara Kita Bersih Dari Karbon Dioksida
0  komentar
Macet Jakarta di daerah underpass Kasablanka

AutonetMagz.com – Kami memang media otomotif, tapi tolong diingat, mobil dan motor yang merupakan hal-hal yang kami sukai menyumbang emisi karbon yang sangat besar dan mempengaruhi kualitas udara yang kita hirup setiap hari. Efeknya jelas, pemanasan global yang membuat bumi kita semakin hari semakin panas.

Tidak usah jauh-jauh, kota Bogor saja di siang hari panasnya mulai menyaingi Jakarta, sampai ada warga yang bilang, “Panas amat, neraka bocor kali ya?” Menurut para ahli, tahun 2015 ini adalah tahun terpanas sejak pencatatan suhu atmosfer dimulai tahun 1800-an, khususnya pada 6 bulan pertama ini di mana musim kemaraunya cukup menyiksa.

kipas-penjernih-udara

Untuk membuat bumi kita masih layak ditinggali, ilmuwan yang peduli lingkungan bekerja keras untuk mencari solusi agar kualitas udara kita kembali baik dan layak untuk dihirup, sehingga memaksimalkan kesehatan kita semua. Banyak cara ditempuh, misalnya dengan menggenjot penggunaan bahan bakar alternatif yang zero emission, seperti listrik atau hidrogen.

Inovasi terbaru datang dari Carbon Engineering, mereka menyusun sebuah tembok yang terdiri dari banyak kipas angin, yang berfungsi untuk menyerap semua udara yang masuk untuk dibersihkan. Bagian dalam tembok kipas ini dipasangi senyawa yang sensitif dengan kehadiran karbon, khususnya karbon dioksida. Hasil keluarannya adalah udara yang lebih bersih.

Untuk jangka tertentu, ini adalah inovasi yang bagus untuk membersihkan kembali udara yang kita hirup. Kami harap prototipe alat pembersih udara ini bisa dipakai di tanah air, malu juga kalau kita sering ekspor kabut asap ke negara tetangga. Penasaran cara kerjanya? Yuk, simak video di bawah ini, dan sampaikan opinimu mengenai solusi pembersihan udara ini di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • teratai

    sepertinya bagus itu, tetapi seharusnya untuk menekan gas yang dihasilkan akan lebih baik dimulai dari penggunaan kendaraan hybrid / gas / listrik, untuk menekan penggunaan bbm juga, tetapi ketika kita tarik sudut yang lebih tinggi lagi, dimana penggunaan listrik terutama kondisi sekarang, pembangkit listrik cenderung bergantung kepada pembangkit listrik tenaga diesel.. ini juga disayangkan ya, padahal panas bumi dan uap di wilayah indonesia sangatlah besar, seharusnya sudah dimanfaatkan mulai 5 tahun kebelakang 🙂

  • Apri

    Ribet amat, padahal tinggal nanem pohon, lebih bagus lagi daripada tembok kipas angin begituan

    • Muhammad Ardiansyah

      pohon butuh tempat yg luas bro.. ga cuma 1 hektar doang 🙂