Review Mitsubishi Pajero Sport [With Video]

by  in Mitsubishi&Review
Review Mitsubishi Pajero Sport [With Video]
0  komentar
Review lengkap Mitsubishi Pajero Sport Exceed 2012

Bogor, AutonetMagz – Kali ini AutonetMagz melakukan review yang tidak biasa terhadap Mitsubishi Pajero Sport Exceed 2012 Automatic. Karena kami mencoba mengembalikan Mitsubishi Pajero Sport ke habitatnya di jalan off road dan berlubang sebagaimana mobil ini diciptakan memang untuk menggilas medan berat. Salah besar jika kita melakukan test ride di jalan trek aspal, karena mobil ini bukan mobil SUV perkotaan yang masih mementingkan faktor agresivitas layaknya mobil balap. No! Mobil ini harus terjun ke medan sesungguhnya meskipun hanya berpenggerak 2 roda (2WD) saja.

Desain Eksterior

Secara desain, Mitsubishi Pajero Sport Exceed ini memang sudah membosankan karena sejak tahun 2008 hingga kini nyaris tidak ada ubahan yang berarti dari segi eksterior maupun interior. Memang pada tahun 2013 ini Pajero Sport mendapatkan facelift dengan bentuk bumper baru yang lengkap dengan lampu LED DRL pada bagian depan. Namun sepertinya masih belum mampu menutup desain mobil yang sudah melintas lebih dari 5 tahun di Indonesia.

Meskipun sudah membosankan, tampilan Pajero Sport ini sebenarnya sangat macho baik dari depan hingga belakang, penggunaan garis desain membulat membantu mobil menjaga nilai hambatan angin lebih baik dan ground clearance tinggi membuat kita percaya diri untuk masuk ke medan terjal. Wajar saja, karena mobil ini sebenarnya adalah Mitsubishi L200 Strada Triton yang memiliki bentuk MPV dan suspensi belakang menggunakan per keong.

Kelengkapai eksterior juga cukup komplit untuk memudahkan utilitas, mulai dari roof railside foot step untuk memudahkan masuk ke dalam mobil tidak absen dalam menunjang kemudahan. Untuk versi Dakar, Pajero Sport memiliki perbedaan pada bentuk fog lamp, velg, grille dan rear garnish serta lamp washer dan sunroof.

Interior

Interior mobil ini di desain cantik sekali oleh Mitsubishi, bahkan kita sempat lupa bahwa mobil ini sebenarnya memiliki basis yang sama dengan Mitsubishi Strada Triton. Mulai dari pemilihan warna dan bahan, Mitsubishi memang jagonya meracik nuansa interior mobil mewah di Pajero Sport. Mulai dari door trim, Mitsubishi memberikan door trim yang lengkap dengan kombinasi warna hitam dan krem yang diberikan aksesoris wooden panel dengan chrome lining, serta aksen silver pada bagian panel power window. Untuk menambahkan kesan mewah, Mitsubishi juga memberikan tambahan kulit empuk pada bahan door trim dan arm rest pintu.

Desain center cluster juga menarik dengan sebuah layar MID digital yang cukup informatif mulai dari ketinggian, tekanan udara, konsumsi BBM, kecepatan dan konsumsi BBM rata-rata, di dalamnya juga telah dilengkapi dengan informasi audio. Yang disayangkan dari Pajero Sport tipe Exceed ini ada pada bentuk audionya yang terlihat kuno dan minim fasilitas, untungnya tertolong dengan kualitas audio yang sangat baik dan pengoperasiannya yang sangat mudah,. Sepertinya Pajero Sport diciptakan sebagai driver oriented cars dibandingkan dengan passenger oriented. Untungnya pada varian facelift di tahun 2013 ini Mitsubishi Pajero Sport sudah dilengkapi dengan head unit baru yang lengkap dengan touch screen seperti pada Toyota Fortuner.

Interior Mitsubishi Pajero Sport Exceed 2013

Untuk masalah akomodasi, 7 penumpang dapat duduk dengan sempurna mulai dari bagian depan hingga ke belakang, namun untuk bagian belakang hanya bisa diisi oleh 2 penumpang dewasa saja, sepertinya agak memaksakan jika disesaki oleh 8 orang seperti Kijang Innova. Posisi duduk untuk penumpang depan hingga belakang terasa mantap apalagi bagian depan yang sangat nyaman untuk jarak jauh karena sandaran kepala benar-benar dirancang untuk membuat kepala kita tersandar seperti mobil Mitsubishi lainnya.

Menariknya Mitsubishi Pajero Sport ini dapat melipat kursi belakang hingga rata lantai, pengoperasian buka tutupnya juga sangat mudah jika kita tahu, karena mekanismenya sedikit berbeda dari mobil kebanyakan seperti Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina. Pada bagian bagasi juga diberikan utility box yang membuat penyimpanan barang lebih rapi dan mewah.

Performa Mesin

Mesin 4D56 yang digunakan oleh Mitsubishi Pajero Sport sebenarnya tidak perlu diragukan lagi daya tahannya. Mesin ini sebenarnya memiliki dasar mesin Mitsubishi L300 diesel yang sangat legendaris dan sudah teruji puluhan tahun. Untuk Pajero Sport, mesin ini mendapatkan tambahan teknologi yang lebih canggih seperti Direct Injection-Diesel (DI-D), commonrail system dan turbo intercooler. Paduan teknologi tersebut menghasilkan tenaga 136 Ps yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kompetitornya yaitu Toyota Fortuner yang hanya 109Ps. Kekurangan dari mesin mobil ini ada pada suaranya yang sangat berisik, namun untungnya di bagian interior suara mesin berhasil teredam dengan baik dan tidak terasa adanya getaran besar khas mobil diesel.

Sayangnya performa Mitsubishi Pajero Sport Exceed ini terhalang oleh transmisi Invecs II yang cukup lelet dalam merespon akselerasi spontan. Kita akan menemukan sedikit jeda beberapa detik untuk transmisi menurunkan gigi ketika melakukan akselerasi. Hal ini dikarenakan transmisi automatic Pajero Sport selalu berada pada gigi tinggi pada saat dipacu dalam keadaan normal.

Untungnya Mitsubishi Pajero Sport memiliki mode manual dengan memindahkan tuas transmisi automatic ke bagian kiri, kita dapat mengatur perpindahan gigi secara manual untuk mendapatkan rasio terbaik ketika akan melakukan overtaking. Jadi masalah lag akselerasi dapat teratasi dengan gaya mengemudi yang lebih ekstra karena harus memainkan gigi transmisi seperti mobil manual. Saran saya jika ingin berakselerasi dari kecepatan 40 ke 80 km/jam gunakan gigi 2 saja yang lebih responsif. Di gigi inilah tenaga mesin Pajero Sport baru benar-benar terasa.

Dengan basis mobil tambang, tentunya Mitsubishi telah memikirkan bagaimana pedal feel dari mobil ini. Mitsubishi Pajero Sport memiliki pedal feel yang baik seperti Mitsubishi Mirage, terutama ketika gas ditekan sedikit, maka mobil akan berakselerasi secara halus sekali, sedangkan ketika pedal gas diinjak setengah, 3/4 atau full, maka akan terasa perbedaannya tidak seperti mobil Jepang pada umumnya yang lompat saat diinjak pedal gas sedikit. Hal ini membantu Pajero Sport agar tidak selip ketika menaklukan medan lumpur dan berbatu.

Untuk versi Variable Geometry Turbo hanya tersedia pada mesin Pajero Sport Dakar yang tenaganya berhasil terdongkrak hingga 176 Ps, sangat jauh sekali dengan Toyota Fortuner versi mesin turbo dengan variabel geometry yang hanya mendapatkan 144 Ps saja. Dan yang paling menarik pada Mitsubishi Pajero Dakar tidak hanya mengandalkan Turbo yang lebih besar, namun transmisi 5 percepatan yang lebih canggih dengan sistem pergantian gigi melalui paddle shift, semoga saja transmisi tersebut tidak lemot seperti transmisi 4 percepatan Pajero Sport Exceed. Oh iya, salah satu tambahan fitur performa di versi Dakar ada pada pengereman yang sudah menggunakan rem cakram di ke-empat roda!

Driving Impression

Ketika menggunakan mobil ini di jalan raya, maka kita akan kecewa dengan kualitas handling dari Mitsubishi Pajero Sport. Ketika berakselerasi dan menikung mobil terasa limbung meskipun body roll tidak begitu terasa. Feedback dari steering juga tergolong lambat karena tidak kembali ke posisi awal dengan mudah, dibutuhkan tenaga tambahan dari tangan untuk mengembalikan setir mobil ke posisi tengah ketika berbelok. Bisa dibilang handling mobil ini sangat buruk ketika kita ajak untuk berakselerasi di jalan raya aspal, sangat jauh jika dibandingkan dengan Honda CR-V atau Mazda CX-5 yang memiliki setir sangat tajam dan responsif.

Namun ketika mobil ini diberikan ke habitat aslinya di jalan berlubang dan jalan berbatu, maka bisa dibilang setir dari Mitsubishi Pajero Sport ini jawaranya. Ketika mobil menemukan jalan keriting, berbatu ataupun lubang, setir mobil sama sekali tidak bergeming, sehingga pengemudi dapat dengan mudah mengendalikan mobil di medan berat. Dalam kecepatan tinggipun ketika mobil tidak sengaja menghajar lubang, setir Pajero Sport pun masih stabil dan mengikuti arah kendali pengemudi, begitu pula ketika melewati jalan berbatu pengemudi tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk melawan pergeseran kemudi yang pasti dialami oleh mobil-mobil sekelasnya. Sangat luar biasa!

Test drive Mitsubishi Pajero Sport review Indonesia

Soal suspensi, Mitsubishi Pajero Sport memiliki suspensi yang empuk baik untuk jalan beraspal maupun jalan off-road. Mobil ini sangat nyaman ketika melewati polisi tidur dan jalan berlubang. Terutama pada jalan berbatu dan rusak, Mitsubishi Pajero Sport merupakan mobil paling nyaman yang pernah kami gunakan untuk menaklukan medan semi off-road karena selain suspensinya empuk, mobil ini juga cukup stabil diajak berlari di jalan berlubang.

Satu hal penting dalam mengendarai Pajero Sport ini ketika kita tidak sengaja menghajar lubang di jalan, Pajero Sport mampu memberikan peredaman kabin dan suara sangat baik, sehingga kita tidak perlu menurunkan kecepatan sangat ekstrim ketika menghadapai jalan berlubang, di jalan off-road sekalipun kecepatan rata-rata yang dapat ditempuh mobil ini bisa 2 kali lipat diatas kecepatan rata-rata ketika mobil sekelas Avanza, Rush dan Toyota Kijang Innova ketika melewati medan jalan rusak yang sama. (lihat video)

Harga

Untuk mobil dengan kemampuan off-road yang mumpuni ini dibanderol dengan harga yang cukup bersaing diantara mobil sekelasnya. Untuk tipe yang saat ini kami test memiliki harga 406 juta, dan tipe GLS MT 4×2 di 389 juta dan GLS MT 4×4 dengan harga 440 juta Rupiah. Untuk anda yang kurang puas dengan performa Pajero Sport standar, makan anda harus menambahkan uang sebesar 38 juta Rupiah untuk menebus Pajero Sport Dakar A/T dengan harga 444 juta dan 509 juta Rupiah untuk edisi 4×4. Cukup mahal, namun worthed sekali untuk anda yang gemar berpergian jarak jauh dan menempuh medan jalan berat.

Kesimpulan

Dari hasil test drive, kami menyimpulkan bahwa Mitsubishi Pajero Sport Exceed merupakan pilihan terbaik, ternyaman serta termurah untuk anda yang membutuhkan mobil SUV keluarga yang mampu melibas medan berat. Terutama untuk anda yang gemar jalan-jalan ke kota-kota kecil baik di dalam atau di luar pulau Jawa yang memiliki kontur jalan berantakan, maka anda tidak perlu ragu untuk segera mengambil Mitsubishi Pajero Sport.

Namun untuk anda yang menginginkan mobil SUV untuk digunakan di dalam kota, sepertinya agak mubazir jika anda menggunakan Pajero Sport, tetapi jika menurut anda suspensi Toyota Fortuner terlalu keras untuk mobil dalam kota, Pajero Sport layak menjadi pilihan. Oh iya, Mitsubishi juga memberikan diskon yang cukup menarik untuk seluruh varian Pajero Sport loh!

Read Prev:
Read Next: