Pemerintah India Segera Wajibkan 6 Airbags Sebagai Standar Mobil Baru

by  in  Berita & International
Pemerintah India Segera Wajibkan 6 Airbags Sebagai Standar Mobil Baru
0  komentar

AutonetMagz.com – Keamanan dan keselamatan di jalan merupakan hal yang penting dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Oleh karenanya, setiap pabrikan otomotif terus melakukan update dan inovasi untuk sistem keselamatan di mobil baru mereka. Tapi itu untuk tindakan preventif. Lantas, kalau amit – amit terjadi tabrakan, maka sistem airbags-lah yang memainkan peran yang krusial. Namun, tidak semua mobil yang dijual telah dilengkapi dengan perangkat ini. Dan inilah yang menjadi concern dari Pemerintah di India. Iya, di India, bukan di Indonesia. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Mobil 8 Seater Harus Punya 6 Airbags

Mengutip informasi via Times of India, Kementerian Transportasi Darat di India telah mengajukan usulan terkait standar 6 buah airbags di seluruh mobil baru yang dijual di India. Nah, ada beberapa hal menarik dari usulan ini, dimana kewajiban memasang 6 buah airbags berlaku di mobil yang memiliki kapasitas penumpang sampai 8 orang. Pemerintah India sendiri menyatakan bahwa jika usulan ini disetujui, maka peraturan sudah harus diterapkan pada bulan Oktober tahun 2022 ini. Langkah ini diambil oleh Pemerintah India untuk menekan angka fatalitas yang terjadi karena kasus kecelakaan, terutama untuk penumpang yang duduk di bangku baris belakang. FYI, 6 buar airbags sendiri tentunya juga termasuk side airbags dan curtain airbags yang akan memberi perlindungan pada penumpang di baris belakang, walaupun tidak semaksimal perlindungan di baris depan. Usulan ini pun bukannya tidak menemui hambatan. Walaupun tujuannya baik, namun ada beberapa hal yang harus dihadapi usulan ini, termasuk kenaikan harga.

Sudah jadi rahasia umum bahwa tidak adanya airbags, atau mungkin ada tapi jumlahnya hanya 1 buah, merupakan salah satu cara pabrikan untuk menekan harga. Yap, kurangnya awareness yang dimiliki konsumen kadang membuat pabrikan melihat celah dan menawarkan tipe tanpa airbags atau dengan 1 airbag saja, tapi harganya lebih terjangkau. Pemerintah India sendiri memperkirakan akan ada kenaikan harga antara 8 ribu hingga 10 ribu Rupee atau setara 1,54 jutaan Rupiah hingga 1,94 jutaan Rupiah per kendaraan. Namun itu prediksi untuk kendaraan yang bersifat volume maker, sedangkan kendaraan dengan penjualan yang lebih minim nampaknya akan mendapatkan kenaikan harga yang lebih tinggi. Apakah angka tersebut tergolong mahal? Menurut kami tidak. Sebagai contoh, selisih harga antara Toyota Yaris 3 airbags dan 7 airbags di Indonesia ada di angka 5,3 jutaan Rupiah. Jadi, kalau perkiraan angka di India tak sampai 2 jutaan Rupiah, maka jelas kebijakan ini cukup worth dengan manfaat yang didapatkan.

Muncul Pro dan Kontra

Menteri Pekerjaan Umum India, Nitin Gadkari menyatakan, “Untuk meminimalkan dampak tabrakan frontal dan lateral pada penumpang yang duduk barid depan dan belakang, maka telah diputuskan bahwa tambahan 4 buah airbags akan dimandatkan di kendaraan kategori M1 (Mobil) : dua side airbags / side torso airbas, dan dua curtain airbags / tube airbags. Yang tugasnya melindungi penumpang. Ini adalah langkah yang krusial untuk membuat kendaraan bermotor di India jadi lebih aman dari sebelumnya”. Yang menarik, usulan ini keluar dalam tempo 2 minggu saja setelah kebijakan mengenai standar 2 buah airbags diterapkan di India. Lantas, bagaimana dengan pelaku industri? dalam hal ini adalah para produsen kendaraan bermotor. Society of Indian Automotive Manufacturers (SIAM) alias GAIKINDO-nya India nampaknya tak terlalu bahagia dengan usulan ini. Seorang sumber internal menyatakan bahwa usulan ini tidak didukung data terkait kecelakaan dan jumlah kematian yang terjadi sebagai dampak tidak adanya 6 buah airbags. Yap, akan selalu ada pro dan kontra untuk setiap hal, termasuk dalam hal ini.

Yang jelas, Pemerintah nampaknya ingin memberikan yang terbaik dengan usulan ini. Namun, di sisi lain, Konsumen harus siap dengan kenaikan harganya. Dan di sisi lainnya lagi, produsen yang sudah terlanjur melakukan R&D dengan konsep 2 atau3 buah airbags harus kembali melakukan R&D untuk penerapan 6 buah airbags kan? Kita amati saja bagaimana perkembangannya. Bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: