Nissan Evalia, Bagaimana Nasibmu Kini?

by  in Nasional&Nissan
Nissan Evalia, Bagaimana Nasibmu Kini?
0  komentar

AutonetMagz.com – Nissan Evalia merupakan sebuah MPV rival dari Daihatsu Luxio dan Suzuki APV yang memiliki rupa seperti kotak roti. Jika kalian pikir bahwa Nissan Evalia kurang laku, bisa jadi benar. Faktanya mobil ini jarang terlihat di jalan, kira – kira apa yang menyebabkannya kurang ‘greget’ di pasar Indonesia? Padahal di Inggris sana NV200, nama lain Evalia, sukses sekali seperti Avanza-Xenia lho..

Budaya dari masyarakat Indonesia memang sedikit berbeda dengan yang terjadi pada negara – negara maju pada umumnya. Di negara tersebut, mobil bukanlah suatu prestige yang terlalu di‘dewa’kan layaknya di Indonesia. Karena hal itulah populasi sedan masih banyak, terutama karena handling-nya yang memang nikmat. Ya, memang penjualan SUV/Crossover di dunia juga turut naik, tapi itu soal kapabilitasnya yang lebih fleksibel di jalanan apapun.

Sementara Indonesia prinsipnya, 1 mobil yang penting muat banyak. That’s why dahulu kala Kijang-Panther-Kuda bersaing ketat sekali dengan segala keunggulan akomodasinya, pun sekalarang Avanxa-Xenia-Mobilio-Ertiga-Livina-Xpander hingga Confero S berlomba – lomba menyajikan kelegaan kabin dengan fitur mumpuni. Lantas mengapa Evalia tidak laku di Indonesia?

Ini soal selera, tapi mungkin bentuk kotak dan tidak terkesan mewah bukan selera Indonesia, pilihannya antara membeli MPV kotak roti yang ‘agak’ mewah seperti kelas Serena-Voxy-Biante atau yang mewah sekali seperti Alphard-Elgrand. Jika di Inggris NV200 menjadi pilihan untuk angkutan barang, disini mungkin terlalu mahal jika bersaing dengan Gran Max, maka dari itu ia hadir mengisi gap dimensi antara Livina dan Serena, tapi kok malah cenderung gagal ya, apakah karena kaca di row kedua modelnya aneh? Atau duduk di Evalia tidak enak? Mungkin seharusnya Evalia jadi mobil angkutan saja/blind vanketimbang jadi mobil keluarga, serba tanggung.

Data dari GAIKINDO juga menyebutkan sepanjang semester awal 2017, Nissan Motor Indonesia hanya mengirim 15 unit Evalia bertipe XV 1.5 AT dengan rincian 11 di Januari dan 4 di bulan Februari. Pihak Nissan sendiri menjelaskan bahwa mereka tidak menghentikan penjualan tetapi memang stok di dealer masih cukup. Menurut mereka sebenarnya Evalia masih laku kira – kira 100 unit per bulan.

Harus diakui segmen ini bukanlah segmen gemuk seperti Livina. Apa sebaiknya Evalia dialih fungsikan atau distop produksi saja? Menurut kalian apa yang menyebabkan penjualan MPV ini tidak begitu ‘wah’? Apakah memiliki Evalia tidak se-worthy itu? Bagikan pengalaman dan pendapat kalian di kolom komentar ya!

Read Prev:
Read Next: