Mercedes-Benz C-Class 2019 Diresmikan, Kini Tawarkan Mesin 1.500 cc Plus EQ Boost

Mercedes-Benz C-Class 2019 Diresmikan, Kini Tawarkan Mesin 1.500 cc Plus EQ Boost
0  komentar

AutonetMagz.com – Tahun 2018 ini sudah mau selesai, tapi Mercedes-Benz Distribution Indonesia yang menjadi APM Mercedes-Benz di sini tidak mau membuang-buang waktu dalam memperkenalkan salah satu pentolan mereka di kelas sedan, yakni C-Class model tahun 2019. Tidak tanggung-tanggung, diperkenalkannya langsung dalam format CKD di pabrik mereka di Bogor, tidak diperkenalkan dalam status CBU dulu seperti Mercedes-Benz E-Class.

Karena Mercedes-Benz C-Class yang kita lihat ini hanya facelift, wajar jika penyegarannya tidak sampai ke taraf ganti bentuk mobil. Beruntunglah C-Class ini disegarkannya tepat sehingga jadi lebih cantik, khususnya saat melihat lampu multi beam LED di depan, lampu rem LED di buritan yang berbentuk huruf “C” dan desain bumper yang sedikit beda. Ada 2 varian yang dipamerkan, yakni C200 Avantgarde dan C300 AMG Line.

Seperti model AMG Line lainnya, Mercedes-Benz C300 AMG Line pakai body kit yang lebih sporty, pelek 5 spoke desain AMG dan rem depan cross-drilled AMG. C300 juga mendapat atap panoramic buat semua penumpangnya, sementara C200 belum. Perbedaan lainnya adalah di bagasi, di mana Mercedes-Benz C300 sudah pakai bagasi elektrik sementara C200 masih perlu pakai otot. Bannya sudah RFT, tapi unit yang ada di pabrik menyediakan ban serep di bagasinya.

Interior Mercedes-Benz C-Class baru telah diubah jadi lebih menyenangkan, tapi ada beberapa perintilan yang kami lihat jadi kekurangan di C-Class lama sudah hilang di sini. Pertama, kami mengeluhkan layar Mercedes-Benz COMMAND di C-Class itu bingkainya terlalu tebal, di sini sudah pakai layar yang lebih lebar dengan bingkai yang lebih tipis dan proporsional. Oh ya, jangan keliru, C-Class ini tidak pakai MBUX cerdas macam A-Class.

Sebagai driver, aura akan terasa lebih mewah berkat setir yang berdesain sama dengan kepunyaan Sonderklasse, alias Mercedes-Benz S-Class. Panel instrumennya juga sudah full LCD dengan resolusi tinggi yang bisa dikonfigurasi sesuka hati. Mau menampilkan peta atau entertaiment macam radio atau media, bisa. Mau ganti desain spidometer antara Sport, Classic atau Progressive, bisa juga. Semuanya dikontrol dari steering switch control, plus ada touchpad hitam macam Blackberry.

Mobil ini juga meminjam teknologi parkir otomatis dari kakak-kakaknya. Ia bisa parkir biasa atau paralel, bisa masuk secara maju atau mundur. Tinggal tekan tombol active parking assist, cari spot parkir yang cukup untuk ukuran mobil ini dan mobil siap parkir sendiri. Tidak hanya pas masuk parkir, mobil ini pun bisa mengeluarkan dirinya dari tempat parkir tadi menggunakan sistem tadi. Oh ya, syarat tempat parkir yang dinilai cukup adalah adanya space 50 cm dari setiap sisi mobil.

Kalau mau duduk di belakang, kabin C-Class baru ini tak beda dengan yang lama. Varian C300 AMG Line memiliki pengatur suhu dan fan speed buat kabin belakang, sementara C200 Avantgarde tidak ada. Kita juga dapat armrest dengan cup holder, blind kanan-kiri manual namun blind kaca belakang sudah otomatis. Sistem tata suara di C300 sudah pakai keluaran Burmeister, sementara C200 belum. Setidaknya, keduanya sudah mendapat wireless charging untuk smartphone.

Saat membuka kap mesinnya, di sinilah C300 dan C200 mulai berbeda. Mercedes-Benz C300 AMG Line pakai mesin 2.000 cc 4 silinder turbo yang tenaganya naik 13 hp dari yang lama, menjadi 258 hp dan torsi 370 Nm, jadi torsi tetap tapi tenaga naik. Transmisi sudah 9 percepatan seperti E-Class dan pastinya, RWD. Varian C200 malah lebih menarik, soalnya ia pakai mesin 1.500 cc 4 silinder turbo plus EQ Boost.

Apa kuat mesin 1.500 cc turbo menggendong bodi C-Class? Di sinilah peran EQ Boost masuk, utamanya dengan sistem on board 48 Volt plus alternator yang bisa menyuntik daya ekstra sebesar 14 hp. Menurut Mercedes-Benz, ini bisa membantu menutup kekosongan tenaga saat turbo lag dan memperbesar level efisiensi mesin. Diklaim, C200 bisa lari dari 0-100 dalam 7,7 detik, sementara C300 5,9 detik. Lumayan kan.

Meski diluncurkannya sekarang, namun konsumen baru bisa menjumpainya di dealer resmi Mercedes-Benz Indonesia pada bulan Januari 2019. Harga Mercedes-Benz C200 adalah 865 juta Rupiah, sementara C300 ada di angka 985 juta Rupiah, semuanya dalam kondisi off the road. C300 memang tenaganya lebih besar, tapi kami malah kepo dengan teknologi EQ Boost di C200. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: